Image

Ada Jaksa Terlibat Korupsi, KPK Tak Gentar Lancarkan OTT

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu, 13 September 2017 - 12:44 WIB
Gedung KPK (Foto: Okezone) Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak segan-segan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pihak-pihak yang melakukan tindak pidana korupsi. Sekalipun, pihak yang terlibat dalam rasuah itu seorang jaksa.

"KPK digaji untuk cegah dan tangkap koruptor," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Hukum DPR, Jaksa Agung M Prasetyo menyebut OTT KPK kerap menimbulkan kegaduhan. Bahkan, menurut pimpinan Korps Adhyaksa itu OTT tak mampu meningkatkan indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia.

Baca juga: Pimpinan KPK Akan Temui SBY, Bahas Apa?

Saut menyatakan, lembaga antikorupsi tidak akan berhenti melakukan OTT. "Enggak bolehlah berhenti," ujarnya.

Saut menuturkan, adalah wajar jika OTT dianggap membuat gaduh apalagi yang tertangkap tangannya adalah aparat penegak hukum. Dia meminta semua pihak yang tidak terima adanya OTT khususnya koruptor silakan melakukan perlawanan hukum ke pengadilan.

"Soal OTT atau tidak itu soal hukum pembuktian," ucapnya. 

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming