Image

FOKUS: Bangsa Indonesia Peduli Rohingya, Pengiriman Bantuan Berkelanjutan Dimulai Hari Ini

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu, 13 September 2017 - 18:15 WIB
Presiden Jokowi beserta jajaran melepas bantuan untuk warga Rohingya. (Foto: Antara) Presiden Jokowi beserta jajaran melepas bantuan untuk warga Rohingya. (Foto: Antara)

KEPEDULIAN bangsa Indonesia terhadap saudara-saudara dari etnis Rohingya di Myanmar terus mengalir. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, wajib jika kita cepat membantu sesama umat yang sedang kesusahan. Lalu hari ini, Pemerintah Indonesia mulai mengirim bantuan-bantuan kemanusiaan yang direncanakan berkelanjutan hingga mengurangi beban penderitaan warga Rohingya yang hidup menyebar di berbagai negara.

Pengiriman bantuan ditandai melalui pelepasan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, sekira pukul 08.52 WIB, Rabu (13/9/2017). Kepala Negara mengatakan, bantuan ini diberikan setelah Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi berbicara dengan pihak Pemerintah Bangladesh sebagai lokasi pengungsian. "Di dalamnya ada beras, makanan siap saji, ada family kits, tangki air, tenda, pakaian anak, serta selimut, karena sangat diperlukan.

Bantuan yang dikirim, dibawa menggunakan empat pesawat Hercules. Presiden Jokowi menambahkan, bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya sengaja menggunakan pesawat Hercules agar segera sampai di tujuan. "Pengalaman yang lalu (pakai) kontainer makan waktu lama, padahal diharapkan secepatnya (bantuan) dipakai pengungsi," ujarnya.

Tak lupa, Presiden Jokowi berterima kasih lantaran Pemerintah Bangladesh membuka akses bantuan kepada para korban krisis kemanusiaan di Tanah Burma itu. Kemudian ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut memberi bantuan materi.

(Baca: FOKUS: Rangkaian Gerak Cepat Indonesia Hentikan Konflik Rohingya, Publik Dunia pun Memberi Dukungan)

"Saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang bantu, baik masyarakat, ormas, pengusaha, pemda bersama-sama kirim juga kepada saudara kita pengungsi Rakhine State di Myanmar, Bangladesh," tuturnya. Pesawat Hercules terebut juga memberangkatkan 18 relawan dari berbagai unsur, termasuk TNI, BNPB, Kemenlu, Kemenko PMK, dan media.

Presiden Jokowi melanjutkan, bantuan dari bangsa Indonesia tidak akan berhenti sampai di sini, namun ada kiriman-kiriman berikutnya dalam waktu dekat. "Ini adalah pemberangkatan tahap pertama. Insya Allah, minggu depan diberangkatkan lagi yang kedua, yang ketiga, dan seterusnya‎," ungkapnya.

Nantinya, ujar Presiden Jokowi, bantuan hari ini diangkut dari bandara negara tujuan menggunakan moda transportasi darat sejauh 170 kilometer ke lokasi pengungsi Rohingya. "Bantuan ini nantinya sampai mendekati lokasi yang diinginkan, kemudian baru diangkut dengan truk menuju lokasi pengungsi yang berada di perbatasan Bangladesh dan Myanmar," terangnya.

(Baca: Indonesia Kirim Bantuan ke Rohingya, Jokowi Apresiasi Semua Pihak Termasuk Myanmar dan Bangladesh)

Menlu Retno Marsudi mengatakan bahwa bantuan dari ormas, sejumlah pemda, dan lainnya yang datang melalui pemerintah pusat segera disalurkan. Sebab, penting bagi pemerintah untuk bersinergi dengan ormas hingga pemda lantaran bantuan tersebut akan menjadi satu nama yakni sumbangan dari bangsa Indonesia.

Ia menambahkan, Pemerintah Myanmar dan Bangladesh‎ tengah membuat daftar barang yang paling dibutuhkan pengungsi Rohingya. Sehingga apabila daftar itu telah sampai di Indonesia, segera dikirim balik. "Kita bisa perkirakan barang-barang yang paling diperlukan dan sambil jalan kita persiapkan juga untuk Myanmar," tambah Menlu Retno.

Menurut dia, barang-barang yang diangkut kali ini merupakan bantuan yang paling dibutuhkan pengungsi Rohingya. "Tahap selanjutnya sudah kita persiapkan, dan akan kami persiapkan terus-menerus. Jadi, tim kita yang di lapangan sudah ada. Sambil mempersiapkan pemberangkatan tahap pertama ini, dilakukan juga assessment lapangan. Jadi sambil jalan, lakukan assessment dan persiapan terus kita lakukan," tandasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming