Image

Catat! Humas BPJS: Peserta JKN Bisa Mendapatkan Pelayanan dari RS yang Tidak Bekerjasama

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu, 13 September 2017 - 04:14 WIB
Ilustrasi (Dok.Okezone) Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA - Belakangan kasus meninggalnya Tiara Debora, bocah berumur 4 bulan yang diduga akibat kelalaian rumah sakit karena dikabarkan tidak ingin menerima peserta BPJS menjadi perbincangan di masyarakat.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Nopi Hidayat, menjelaskan bahwa para peserta faskes tersebut sebetulnya bisa mendapatkan pelayanan dari rumah sakit yang tidak berkerjasama dengan BPJS kareana ada dalam Permenkes 28 tahun 2014.

 (Baca: Bayi Debora Meninggal, Mensos: Hukum Rumah Sakit Tak Taat Undang-Undang)

"Sesuai dengan Permenkes 28 tahun 2014, peserta JKN baik itu di faskes tingkat pertama maupun kesehatan tingkat lanjutan, baik kerjsama maupun non kerjasama itu wajib di berikan pelayanan atas kedaruratannya sampai stabil dalam kondisi tersebut bisa dikatakan kasus kedaruratannya sudah lewat atau stabil. Sehingga dalam kondisi tersebut dimungkinkan rumah sakit untuk merujuk ke fakses yang bekerjasama dengan pemerintah," kata Nopi, Selasa 12 September 2017.

Nopi mengutarakan bahwa sebetulnya banyak rumah sakit lain yang tidak terdaftar sebagai bekerjasama dengan BPJS memberikan pelayanan kegawat daruratan. Sebab hal tersebut juga merupakan sebuah bentuk porsi sosial atau kemanusiaan.

 (Baca juga: Mantap! Tindak RS Mitra Keluarga, Menkes Tunggu Hasil Tim Investigasi)

Selain itu, Nopi juga mengutarakan untuk pasien Tiara Deborah ini pihaknya sudah melakukan pengecekan bahwa merupakan peserta yang terdaftar aktif.

"Kalo untuk pasien Deborah ini kami sudah lakukan pengecekan bahwa peserta itu terdaftar aktif," imbuh Nopi.

Mengenai status Rumah Sakit Mitra Keluarga, Nopi mengetakan bahwa rumah sakit tersebut sebenarnya tengah menjalani proses menjadi penyedia faskes bagi masyarakat.

"Data dari kantor cabang RS Mitra Keluarga sedang dalam proses verifikasi dulu sekarang. Ini juga dipengaruhi oleh rekomendasi dari asosiasi maupun dinkes," tutur Nopi.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming