Image

Dibayangi Tudingan Pelecehan Seksual, Wali Kota Seattle Mengundurkan Diri

Emirald Julio, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 01:08 WIB
Ed Murray mengundurkan diri dari jabatannya akibat tudingan kasus pelecehan seksual (Foto: Getty Images/Independent) Ed Murray mengundurkan diri dari jabatannya akibat tudingan kasus pelecehan seksual (Foto: Getty Images/Independent)

SEATTLE – Ed Murray yang menjabat sebagai Wali Kota Seattle, Amerika Serikat, dilaporkan mengundurkan diri akibat dibayangi tudingan kasus pelecehan seksual. Tidak hanya satu tapi ada lima laki-laki yang mengaku menjadi korban dari Murray.

Sebagaimana dilansir dari Independent, Kamis (14/9/2017) Murray sudah membantah tuduhan tersebut dan memutuskan untuk tidak akan mengikuti pemilihan berikutnya. Namun tuduhan baru yang datang dari sepupunya sendiri itu langsung membuat pria penyuka sesama jenis tersebut mengundurkan diri.

Tudingan baru yang membayanginya datang dari Joseph Dyer yang berstatus sepupu Murray. Dyer mengaku ketika ia berusia 13 tahun, Murray sempat tinggal bersama keluarganya di Kota New York pada 1975.

Pada saat itu, Murray tinggal bersama di kamar Dyer dan insiden pelecehan seksual pun terjadi beberapa kali. “Ada waktu ketika saya sengaja pura-pura tidur karena tidak ingin ia menyentuh saya,” ujar Dyer kepada Seattle Times.

Selain Dyer, masih ada lima laki-laki yang mengaku pernah menjadi korban mantan Wali Kota Seattle tersebut. Salah satunya adalah Delvonn Heckard. Ia pernah menuntut Murray dengan mengklaim bahwa pria berusia 62 tahun itu membayarnya untuk melakukan hubungan intim ketika Heckard masih remaja.

Heckard pun menghentikan tuntutannya dan menyatakan ia akan kembali mengangkat kasus ini ketika Murray mundur dari jabatannya. Namun saat itu, Murray tidak mengindahkannya dan menyatakan bahwa penghentian tudingan itu sebagai tindakan pembenaran.

Munculnya tuduhan Dyer pun akhirnya menyudutkan Murray dan memicunya mengeluarkan pernyataan. Pada pernyataan tersebut ia mengumumkan mundur dari jabatannya dan meminta maaf kepada warga Seattle atas situasi yang menyakitkan tersebut.

“Sementara tuduhan terhadap saya tidak benar, penting agar masalah pribadi saya tidak mempengaruhi pemerintah kota kita untuk melayani publik. Kepada warga kota istimewa ini dan kepada staf saya yang berdedikasi, saya mohon maaf atas situasi yang menyakitkan ini,” tulis Murray dalam pernyataannya.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming