Image

VIDEO: Demi Lindungi Tesis, Perempuan Afsel Bergulat dengan Rampok

Emirald Julio, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 05:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 14 18 1775529 video-demi-lindungi-tesis-perempuan-afsel-bergulat-dengan-rampok-0cFeoryEii.jpg Potongan gambar ketika Noxolo Ntuli disergap oleh perampok (Foto: Istimewa)

JOHANNESBURG – Seorang perempuan Afrika Selatan (Afsel) dilaporkan bergulat dengan sejumlah perampok yang berniat merampas tas miliknya. Alasan utama ia sangat melindungi tas itu karena di dalamnya terdapat hard disk eksternal yang berisi data tesisnya.

Sebagaimana dikutip dari Sowetan Live, Kamis (14/9/2017) Noxolo Ntuli merupakan ilmuan medis yang bekerja di National Health Laboratory Service dan ini merupakan kedua kalinya ia dirampok di lokasi yang sama dalam kurun waktu dua tahun.

Video: Youtube Albert Gods

Usaha perampokan itu terjadi pada Senin 11 September 2017 di Auckland Park, Kota Johannesburg. Pada saat itu Ntuli baru pulang dari tempatnya bekerja ketika para perampok mendadak menghampirinya.

Mereka mencoba mengambil tas jinjingnya yang berisi kunci rumah, SIM, ATM, uang dan hard disk eksternal. Namun benda utama yang ia sangat lindungi adalah hard disk eksternal berisi tesis yang ia akan cetak dan serahkan ke University of Johannesburg pada akhir bulan ini.

Karena ia pernah dirampok, Ntuli pun mengikuti kelas kursus pertahanan diri dan ini menjadi modal utamanya untuk melawan para perampok. Pada insiden yang terekam CCTV itu, perempuan berusia 26 tahun tersebut terlihat nekat untuk melindungi tasnya hingga terlibat pergulatan singkat dengan salah satu perampok.

Melihat perlawanan tersebut, para perampok pun melarikan diri dengan hanya membawa kantung makan siang milik Ntuli. Berbekal rekaman CCTV, polisi pun berhasil menangkap para perampok.

Ketika video itu menjadi viral, banyak yang memuji aksi Ntuli dan berharap agar para perampok dijatuhi hukuman penjara yang setimpal. “Saya sedang mereka ditemukan. Saya berharap mereka didakwa karena percobaan penculikan dan pencurian,” ujar Ntuli.

“Saya tidak tahu mengapa mereka (berusaha-red) memasukkan saya ke dalam mobil jika tidak untuk diculik. Tiha pria melawan satu perempuan, itu terlalu banyak. Saya harap hukum bekerja untuk kasus ini,” tambahnya.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini