Image

Netral Jaga Perdamaian Dunia, Swedia Akhirnya Gelar Latihan Perang Terbesar Sepanjang 20 tahun

ant, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 17:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 14 18 1776003 netral-jaga-perdamaian-dunia-swedia-akhirnya-gelar-latihan-perang-terbesar-sepanjang-20-tahun-m1Bvk3fAKr.jpg Foto: Reuters

GOTHEBORG - Swedia sejatinya adalah negara netral. Bahkan, Swedia juga tidak menjadi negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), organisasi dunia yang aktif menjaga perdamaian antarnegara serta mencegah perang. Namun pekan ini, Swedia menurunkan 19 ribu tentara dalam latihan perang terbesar dalam 20 tahun terakhir.

"Situasi keamanan terus berkembang ke arah yang buruk," kata Micael Byden, komandan pasukan bersenjata Swedia, saat mempresentasikan rencana latihan perang yang akan berlangsung selama tiga pekan tersebut, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (14/9/2017).  

Dalam latihan perang itu, Swedia akan melakukan simulasi serangan dari arah timur Pulau Baltik, Gotland, di dekat daratan utama Swedia. Sekira 1.500 tentara dari Amerika Serikat, Prancis, Norwegia, dan sejumlah negara anggota NATO lain juga turut berpartisipasi dalam latihan perang yang dinamai Aurora itu.

Mengapa Tiba-Tiba?

Latihan perang Rusia yang melibatkan 13 ribu tentara ditengarai sebagai pemantik pameran kekuatan militer negerinya Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia tersebut.

Faktanya, pemotongan anggaran pertahanan yang dilakukan Swedia dalam beberapa tahun terakhir membuat negara tersebut khawatir tidak dapat mengimbangi kekuatan militer Rusia yang terus membesar.

Swedia, dan negara-negara Balitk, ditambah Polandia, sangat terganggu atas aksi aneksasi Rusia terhadap wilayah Ukraina, semenanjung Krimea di dekat Laut Hitam, pada 2014 lalu. Mereka juga memprotes dukungan Moskow kepada gerilyawan separatis di wilayah timur Ukraina.

"Rusia adalah negara yang sangat mempengaruhi situasi keamanan di Eropa saat ini dengan sejumlah aksi mereka, seperti aneksasi Krimea dan pertempuran di timur Ukraina, sehingga jelas kami memantau dengan seksama apa yang Rusia lakukan," kata Byden.



Menata Kembali Militer Swedia

Swedia akhirnya memutuskan untuk menaikkan anggaran militer sampai dua persen dari total produk domestik bruto. Sebelumnya, sejak 1990-an, Swedia hanya membelanjakan anggaran pertahanan sebesar satu persen.

Negara kerajaan di Nordik itu juga memberlakukan kembali wajib militer.

Dulu, Angkatan Bersenjata Swedia bisa memobilisasi 600 ribu tentara. Kini mereka hanya memiliki 20 ribu tentara, ditambah 22 ribu tentara relawan cadangan.

Tanggapan NATO atas Latihan Aurora

NATO sendiri mengatakan bahwa latihan perang Aurora bukan merupakan respons atas latihan serupa dari Rusia pada Kamis.

Byden, di sisi lain, menekankan pentingnya posisi NATO bagi Swedia.

"Kami adalah negara berdaulat yang bertanggung jawab atas keamanan kami sendiri. Kami melakukannya dengan pihak lain, yang siap mendukung dan siap menerima bantuan," kata dia.

Amerika Serikat mengirim sejumlah kendaraan perang melalui laut dari Jerman, sementara Prancis mengirim peralatan perang mereka dengan kereta.

Pemerintah Swedia secara umum mengatakan bahwa pihaknya akan tetap netral di tengah persaingan NATO dengan Rusia. Swedia tidak pernah terlibat dalam perang sejak bertempur dengan Norwegia pada 1814.

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini