Image

Astaga! Protes Respons Lamban Aparat, Mayat Korban Perahu Terbalik Dipakai untuk Blokir Jalan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 14 18 1776069 astaga-protes-respons-lamban-aparat-mayat-korban-perahu-terbalik-dipakai-untuk-blokir-jalan-V5xCOszv0v.jpg Pemandangan di lokasi kecelakaan perahu di Uttar Pradesh. (Foto: Sky News)

BAGHPAT - Demonstran yang marah meluapkan kekesalan mereka kepada pejabat setempat yang terlambat memberikan pertolongan setelah sebuah perahu penuh penumpang terbalik di utara India. Polisi mengatakan, para demonstran menggunakan mayat orang-orang yang tewas untuk memblokir jalan menyusul terjadinya tragedi di Sungai Yamuna tersebut.

Setidaknya 20 orang tewas setelah sebuah perahu sewaan terbalik di dekat Kota Baghpat, Provinsi Uttar Pradesh. Berdasarkan laporan media setempat, sebagian besar korban adalah perempuan

Demonstrasi terjadi di jalan-jalan Baghpat setelah kecelakaan tersebut. Penduduk yang marah menuduh pihak berwenang tidak memberikan bantuan yang cukup cepat sehingga korban berjatuhan.

"Mereka menggunakan mayat untuk memblokir jalan. Polisi ada di lokasi dan sebuah penyelidikan telah diperintahkan," demikian keterangan dari salah satu perwira senior polisi sebagaimana dilansir Sky News, Kamis (14/9/2017).

Perahu nahas tersebut terbalik dalam perjalanan mengangkut penumpang yang sebagian besar buruh, menuju ke Haryana. Meski hanya memiliki kapasitas 35 penumpang, perahu itu dilaporkan mengangkut hingga 60 penumpang saat kecelakaan terjadi.

Regu penyelamat telah menarik 20 mayat dari sungai, sementara 10 penumpang dikonfirmasi selamat setelah berhasil berenang ke tepian. Sekira 31 penumpang lain masih dinyatakan hilang.

Kecelakaan kapal biasa terjadi di India, terutama karena peraturan keselamatan yang kurang ketat, kapal-kapal feri yang dibuat dan dikelola dengan buruk, kelebihan muatan yang sering terjadi dan kekurangan jaket pelampung.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini