Image

Alhamdullilah! 2 WNI yang Berhasil Bebas dari Abu Sayyaf Resmi Diserahterimakan ke Keluarga

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 19:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 14 18 1776107 alhamdullilah-2-wni-yang-berhasil-bebas-dari-abu-sayyaf-resmi-diserahterimakan-ke-keluarga-Tj33QfX8LJ.jpg Ilustrasi. Pembebasan sandera asal Indonesia oleh kelompok Abu Sayyaf. (Foto: CNN Filipina)

JAKARTA - Dua sandera kelompok Abu Sayyaf asal Indonesia yang berhasil lolos pada Kamis 7 September resmi kembali ke pangkuan keluarga. Kedua sandera atas nama Saparuddin bin Koni dan Sawal bin Maryam diserahterimakan ke keluarga oleh pihak Kementerian Luar Negeri hari ini.

Serah-terima tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Luar (Menlu) Negeri Indonesia, Retno Marsudi. Selain itu, kegiatan ini juga turut disaksikan oleh Wakil Bupati Majene, H. Lukman, M.Pd dan beberapa anggota DPD setempat. Sebagaimana diketahui kedua sandera merupakan warga Dusun Poniang, Sendana, Majene, Sulawesi Barat.

"Dengan telah diserahterimakan, kedua WNI tersebut akan segera dipulangkan ke daerah asalnya malam ini. Dan setelah itu mereka akan ditangani oleh pemerintah daerah dan keluarga," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Baca Juga: Alhamdulillah! Menlu Retno Benarkan Kabar 2 WNI Diselamatkan dari Cengkeraman Abu Sayyaf

Iqbal menambahkan, dengan dibebaskannya Saparuddin dan Sawal maka total masih terdapat 5 WNI yang masih menjadi sandera. Kelimanya diketahui berada di Pulau Sulu, Filipina Selatan. Iqbal menegaskan bahwa pemerintah terus mengupayakan pembebasan sisa sandera tersebut.

"Pemerintah terus mengupayakan para sandera yang masih berada di Pulau Sulu. Dan komunikasi terakhir kita dengan kelima sandera tersebut, bisa dikatakan jika mereka semua dalam kondisi baik," imbuh Iqbal.

Menurut Iqbal salah satu hal yang menjadi kendala pembebasan kelima sandera tersebut karena adanya konflik di Marawi.

"Konflik Marawi tidak berdampak langsung kepada para sandera. Namun, ini menjadi kendala upaya penyelamatan karena mempersulit akses. Itulah sebabnya mengapa prosesnya lebih lama dari sebelumnya," terang Iqbal.

Baca Juga: Panglima TNI: 2 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan, Sisa 5 Orang

Baca Juga: Syukurlah! 2 WNI Sandera Abu Sayyaf Diselamatkan Tentara Filipina Setelah Baku Tembak

Pembebasan keduanya tak lepas dari bantuan Angkatan Bersenjata Filipina (AFP). Pada usaha pembebasan itu, AFP terlibat baku tembak dengan kelompok militan Abu Sayyaf. Baku tembak ini menyebabkan 5 militan tewas dan lima tentara terluka.

Sebagaimana diberitakan, pada November tahun lalu, Saparuddin dan Syawal yang merupakan anak buah kapal dan wakil kapten kapal asal Malaysia bernomor VW 1738 diculik jaringan teroris Abu Sayyaf saat sedang melaut di perairan Lahat Datu, Sabah. Sebelum kembali ke Indonesia, keduanya telah terlebih dulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Joint Task Force di Sulu.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini