Image

Tegas! Hasil Investigasi Bayi Debora, Menkes Jatuhi Sanksi Administrasi untuk RS Mitra Keluarga

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 06:10 WIB
Menkes Nila F Moeloek saat di DPR. (dok Okezone) Menkes Nila F Moeloek saat di DPR. (dok Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan investigasi atas kematian dari bayi Tiara Debora Simanjorang di Rumah Sakit (Rs) Mitra Keluarga, yang diduga mendapatkan kesalahan penanganan medis.

Hasilnya, Menkes Nila Moeloek menjatuhkan saksi administrasi terkait kasus kematian Debora. Hal tersebut tertuang dalam surat resmi Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor UM.0105/Menkes/395/2017 tertanggal 13 September 2017.

"Memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta memberikan sanksi administrasi sesuai dengan kewenangan, berupa teguran tertulis. Sedangkan sanksi lain akan ditentukan setelah dilaksanakan audit medik," ujar Nila dalam surat resmi tersebut yang diterima Okezone, Kamis (14/9/2017).

Selain itu, Nila juga mengeluarkan instruksi untuk Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk mengkordinir pelaksanaan audit medik yang dilakukan oleh profesi.

Dalam investigasi itu, Kemenkes juga memaparkan sejumlah kesimpulan yang berujung pada dijatuhkannya sanksi administrasi kepada RS Mitra Keluarga, yakni:

1. Layanan medik sudah diberikan RS, tetapi untuk menilai kesesuaian dengan standar akan ditindaklanjuti dengan audit medik oleh profesi.

2. Terdapat kesalahan pada layanan administrasi dan keuangan yang diberikan oleh RS terhadap status pasien.

3. Pasien tetap membayarkan biaya perawatan dan pihak RS tetap menerima.

4. Kebijakan internal RS belum berjalan dengan baik dan adanya kebijakan uang muka yang tidak sejalan dengan peraturan perundang-undangan.

[Baca Juga: Tragedi Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Minta Maaf dan Akan Kembalikan Uang Perawatan]

5. Bahwa kebijakan RS belum secara utuh diketahui diketahui oleh petuhas yang berada di layanan informasi. (sym)

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming