Image

Heboh! Muncul Pil PCC di Kendari, 53 Siswa Masuk RS

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 17:10 WIB
Ilustrasi Okezone Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Rabu 13 September 2017 digemparkan dengan adanya peristiwa 53 orang dari tingkat SD hingga SMP yang mengalami kejang-kejang setelah mengkonsumsi obat jenis PCC. Bahkan, satu dari bocah di bawah umur itu harus tutup usia akibat tak mampu menahan kerasnya kandungan obat tersebut.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari membenarkan soal peristiwa nahas tersebut. Kata dia, hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan secara intensif dari pihak rumah sakit yang tersebar di Kota Kendari.

"Jadi memang betul di kendari pada hari Rabu kemarin beberapa rumah sakit menerima pasien terutama anak anak sekolah SD dan SMP yang dirawat karena ada penyakit kejang-kejang. Ada 53 orang yang dirawat di rumah sakit di sana dan 1 diantaranya dinyatakan meninggal," ujarnya di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (14/9/2017).

 (Baca: BNN Selidiki Kandungan Pil PCC yang Tewaskan Bocah di Kendari)

Mantan Kapolda Riau itu menerangkan, PCC itu merupakkan singkatan dari Paracetamol, Kafein dan Kariprodal. Arman mengatakan, biasanya orang-orang mengonsumsi obat itu untuk menghilangkan rasa nyeri di badan dan mengobati sakit jantung.

"Obat yang dikonsumsi itu PCC singkatan Paracetamol, kafein dan kariprodal nah ini memang biasa digunakan untuk pemghilang rasa sakit dan sebagian diantaranya digunakan untuk obat sakit jantung," imbuhnya.

Menurutnya, beredarnya obar itu di tempat umum harus ditelusuri secara mendalam. Sebab, kata dia, obat itu tak dapst diperjualbelikan secara bebas tanpa seizin dokter.

"Tentu ini tidak bisa dikonsumsi secara sembarangan harus dengan izin atau resep dokter," tuturnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming