Image

Tewaskan Bocah di Kendari, BNN Tangkap Pengedar Pil PCC

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 17:29 WIB
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari (kanan). (Foto: Antara) Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari (kanan). (Foto: Antara)

JAKARTA - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari mengatakan, berdasarkan penelusuran pihak BNNP Sulawesi Tenggara, pihaknya mengamankan satu terduga pelaku yang tega menjual obat keras yang bernama PCC ke anak di bawah umur.

Namun ia belum mendapatkan identitas maupun inisial dari terduga pelaku tersebut. Sebab, hingga kini pihak BNNP Sulawesi Tenggara masih melakukan pemeriksaan secara intensif. Selain itu, lanjut Arman, statusnya juga belum menjadi tersangka.

"Satu sudah diamankan, ini dalam pengembangan satu orang. Statusnya belum ditetapkan sebagai tersangka karena baru tadi," imbuhnya.

Arman menambahkan, obat-obatan keras itu dijual kepada bocah berkategori di bawah umur dengan harga yang relatif murah, yaitu Rp25 ribu per 20 butir. Oleh sebab itu, pihaknya tak mengeherankan bila obat itu banyak diminati dengan anak sekolah.

"Dijual kepada anak anak sekolah dengan harga 20 biji per Rp25 ribu. Ini sedang kita kembangkan," tuturnya.

[Baca Juga: Heboh! Muncul Pil PCC di Kendari, 53 Siswa Masuk RS]

Lebih jauh, ia menjelaskan, sebaran obat jenis PCC itu tak hanya dijual ke satu sekolah saja, melainkan ke banyak sekolah. Namun, pihaknya belum mengetahui jumlah pasti berapa sekolah yang dipasok oleh terduga pelaku itu.

"Diberikan kepada anak sekolah dan itu di beberapa tempat kejadian, tidak hanya di satu sekolah," pungkasnya.

Sekedar informasi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Rabu 13 September 2017 digemparkan dengan adanya peristiwa 53 orang dari tingkat SD hingga SMP yang mengalami kejang-kejang setelah mengonsumsi pil jenis PCC.

Bahkan, satu dari bocah di bawah umur itu harus tutup usia akibat tak mampu menahan kerasnya efek kandungan pil tersebut. (abp)

[Baca Juga: BNN Selidiki Kandungan Pil PCC yang Tewaskan Bocah di Kendari]

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming