Image

KPK Sita Uang Suap Rp346 Juta dalam OTT Bupati Batubara Bersama 7 Sejawatnya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 18:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 14 337 1776081 kpk-sita-uang-suap-rp346-juta-dalam-ott-bupati-batubara-bersama-7-sejawatnya-5wpZi59FLJ.jpg Konferensi pers KPK hasil OTT Bupati Batubara OK Arya (Arie/Okezone)

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp346 juta dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen dan tujuh orang lainnya, pada Rabu, 13 September 2017.

Diduga, uang suap tersebut terkait pengurusan seju‎mlah proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Adapun, uang Rp346 Juta tersebut merupakan komitmen fee dari total nilai suap sebesar Rp4,4 Miliar.

"Dalam OTT ini total KPK amankan uang tunai senilai Rp346 Juta yang diduga bagian dari fee proyek senilai Rp4,4 miliar untuk Bupati Batubara," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

Marwata menjelaskan, uang suap tersebut diberikan oleh sejumlah kontraktor ‎untuk memuluskan beberapa proyek di Kabupaten Batubara tahun anggaran 2017. Uang itu diberikan oleh para kontraktor kepada Bupati OK Arya melalui para perantara.

(Baca juga: Resmi, KPK Tetapkan Bupati Batubara dan 4 Sejawatnya Tersangka Suap)

"Diduga diterima oleh Bupati Batubara melalui para perantara terkait beberapa‎ pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara tahun anggaran 2017," pungkasnya.

KPK pun telah resmi menetapkan lima orang tersangka terkait kasus dugaan suap pengurusan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di lingk‎ungan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

‎Kelima tersangka tersebut yakni, Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain; Kadis PUPR Batubara, Helman Herdadi; Pemilik Dealer Mobil di Kabupaten Batubara, Sujendi Tarsono, serta dua kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

(Baca juga: Bupati Batubara Ditangkap KPK, Mendagri: Kalau Ditahan, Kami Siapkan Wakilnya sebagai Plt)

‎Sebagai pihak penerima suap, OK Arya, Helman Herdadi, dan Sujendi disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 KUHP

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini