Image

Huuu, Reka Ulang Kasus Dugaan Penculikan di Tanjung Duren Tertutup

Lina Fitria, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 13:49 WIB
Garis polisi (foto: Illustrasi Shutterstock) Garis polisi (foto: Illustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Tanjung Duren melakukan reka ulang kejadian upaya penculikan yang diderita pelajar SDN 01 Pagi Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Diketahui, pihak kepolisian melarang media untuk mengambil gambar korban. Dikarenakan, korban yang mengalami penculikan masih di bawah umur dan dilindungi oleh Undang-Undang. Saat ini proses penyelidikan terhadap kasus itu digelar tertutup pihak kepolisian.

 (Baca juga: KPAI Minta Polisi Dalami Motif Percobaan Penculikan Siswi SDN Tanjung Duren)

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana meminta kepada wartawan untuk tidak melakukan kegiatan peliputan saat reka ulang dan pemeriksaan saksi.

"Hari ini kami lakukan reka ulang. Namun mengingat korban masih berusia dini dan ini dilakukan sekolah maka kami lakukan reka ulang ini secara tertutup," kata Lambe kepada wartawan di lokasi, Kamis (14/9/2017).

 (Baca juga: Geger! Beredar Video Pengakuan Siswi SD di Tanjung Duren Hampir Diculik)

Nantinya, sambung dia, hasil reka ulang akan disampaikan ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.

"Nanti yang akan menjelaskan hasilnya pihak sana (Kabid Humas Polda Metro Jaya) ya," tuturnya.

Sampai saat ini, kasus percobaan penculikan tiga siswi SD 01 Tanjung Duren masih misterius. Hingga saat ini Polsek Tanjung Duren dan Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini termasuk keterangan dari tiga orang siswi mengaku melihat dua orang bocah laki-laki berada di dalam mobil si penculik berwarna hitam.

Sementara lain, Kepala Sekolah SD 01 Negeri Tanjung Duren Mulyadi mengaku mendatangi kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk melaporkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi.

"Tadi pagi sudah saya serahkan kronologinya pihak dinas berpesan agar sekolah dan wali murid meningkatkan kewaspadaannya," tutur Mulyadi saat ditemui.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming