Image

Kasus Bayi Debora, Advokat Laporkan RS Mitra Keluarga ke Polda Metro

ant, Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 20:30 WIB
Polda Metro Jaya (Foto: Ist) Polda Metro Jaya (Foto: Ist)

JAKARTA - Majelis Advokat Indonesia melaporkan Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat ke Polda Metro Jaya terkait kematian bayi berusia empat bulan Tiara Debora.

"Kejadian ini bukan sekali perilaku praktisi kesehatan harus diselesaikan jangan sampai orientasi ke arah keuntungan semata," kata Ketua Umum Majelis Advokat Indonesia Ryo Rama Baskara di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Ryo mengungkapkan, kejadian serupa pernah terjadi pada bayi penderita gangguan pencernaan Dera Nur Anggraeni yang meninggal dunia usai ditolak 10 RS.

Ryo menilai, pihak RS Mitra Keluarga enggan bernegosiasi untuk merawat pasien yang membutuhkan perawatan cepat. Padahal, Undang-Undang tentang RS harus mengutamakan dua poin.

Dua poin itu yakni mengutamakan penanganan terkait keselamatan pasien agar tidak timbul kematian dan kesehatan.

Ryo menduga RS Mitra Keluarga melanggar undang-undang tersebut jika tidak dipidanakan maka khawatir akan terulang peristiwa serupa.

Laporan polisi itu, sambung Ryo, sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan masyarakat terhadap kasus kematian Debora.

Sebelumnya, bayi berumur empat bulan Debora meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kalideres Jakarta Barat pada Minggu 3 September.

Debora diduga tidak mendapatkan penanganan medis di ruang "Pediatric Intensive Care Unit" (PICU) lantaran kekurangan uang muka padahal harus segera mendapatkan perawatan intensif akibat penyakit yang dideritanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming