Image

Wow! Presiden Jokowi Resmikan Perpustakaan Tertinggi di Dunia, Ada di Mana?

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 14:26 WIB
Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan gedung Perpustakan Nasional (Perpusnas) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017). Ia mengatakan, ‎bahwa sebelum dibangun gedung Perpusnas tersebut hanya memiliki tiga lantai.

"Dulunya hanya tiga lantai, enggak ada yang mau datang ke sini. Sekarang 27 lantai plus basement. Jadi enggak kaget kalau gedung Perpusnas ini tertinggi di dunia, untuk gedung perpustakaannya," kata Jokowi.

Presiden Jokowi meminta Menristekdikti Mohammad Nasir agar setiap jurnal internasional yang dimiliki setiap perguruan tinggi di Indonesia ‎dapat dipusatkan di Perpusnas.

"Kita hitung itu lebih efisien, murah kalau disatukan jangan sendiri-sendiri. Sekarang semuanya kalau terintegrasi seperti itu jadi mudah. Kalau kita ke sini kita lihat gedungnya seperti ini. Saya tanya tadi ke pak kepala perpustakaan, ini hasil dari lomba yang diadakan sehingga mendapatkan sebuah desain dan hasil menurut saya sangat baik," jelasnya.

Menurut Presiden, Perpusnas ini merupakan langkah pemerintah dalam mempersiapkan diri untuk masa depan. Hal tersebut telah digagas sang proklamator Presiden Soekrano ‎pada 65 tahun silam.

"Baru kita kerjakan pada saat ini, ini dikerjakan dua tahun enam bulan dan selesai dengan kondisi yang sangat baik. Alhamdulillah meskipun saya belum masuk saya lihat luarnya saja saya berani komentar sangat baik," tuturnya.

Kepala Negara mengingatkan, pembagunan gedung Perpusnas ini dilakukan agar semua pihak dapat meningkatkan minat baca, termaksud minat baca dari generasi masa depan Indonesia. ‎Apalagi, kata dia, para generasi Y dan generasi Z yang memiliki pola pikir dan perilaku yang jauh dari generasi sebelumnya.

"Mereka sekarang lebih senang baca tulisan atau baca berita di smartphone atau di tablet dan saya keliling ke kampus-kampus, saya tanya berapa banyak yang mereka yang masih baca koran cetak, saya dapat memastikan sudah sangat berkurang sekali," lanjutnya.

"Karena klik mereka bisa baca berita apapun, klik mereka bisa lihat live streaming, klik mereka bisa lihat video apapun, klik mereka juga bisa langsung masik ke Netflix sehingga berita apapun dalam waktu yang sangat cepat bisa mereka baca," terang Presiden.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming