nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belum Setahun, Ini Lima Catatan Penting yang Berhasil Dicapai Tim Saber Pungli

Yudhistira Dwi Putra, Jurnalis · Selasa 19 September 2017 08:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 18 337 1778522 belum-setahun-ini-lima-catatan-penting-yang-berhasil-dicapai-tim-saber-pungli-ktbVZM3FWJ.jpg

JAKARTA - Belum sampai satu tahun, Tim Satgas Saber Pungli telah menunjukkan capaian yang cukup cemerlang. Sejak dibentuk pada Oktober 2016, Satgas Saber Pungli telah berhasil menyelamatkan Rp 319 miliar uang negara lewat 1.002 operasi tangkap tangan (OTT).

Berikut sejumlah catatan yang telah dihimpun Okezone terkait sepak terjang Satgas Saber Pungli sejak didirikan hampir satu tahun lalu:

1. Total Aduan

Untuk menghimpun sebanyak-banyaknya aduan terkait praktik pungli, Satgas Saber Pungli menyediakan sejumlah jalur aduan, yakni lewat SMS dengan nomor layanan (1193), lewat aplikasi web, lewat call center (193), lewat surat hingga laporan yang mereka terima langsung.

Sejak Oktober hingga Agustus 2017, Satgas Saber Pungli telah menerima 102 laporan langsung, 577 surat aduan, 1.942 laporan via call center, 2.118 laporan lewat aplikasi web dan 20.432 laporan via SMS.

2. Sektor Rawan Pungli

Berdasar jumlah aduan yang diterimanya, Satgas Saber Pungli kemudian memetakan sektor-sektor rawan pungli. Untuk sektor paling rawan tindak pungli, Satgas Saber Pungli menemukan sektor layanan masyarakat sebagai sektor paling rawan pungli dengan persentase aduan hingga 36%.

Lalu, untuk sektor paling rawan kedua, Satgas Saber Pungli memetakan bahwa sektor hukum masih jadi lahan basah bagi pelaku pungli. Terbukti dengan 26% aduan tindak pungli pada sektor ini.

Sektor paling rawan selanjutnya adalah sektor pendidikan dengan 18% total aduan, disusul sektor perizinan dengan 12% total aduan dan sektor kepegawaian dengan 8% total aduan.

3. Instansi Rawan Pungli

Selain memetakan sektor-sektor paling rawan pungli, Satgas Saber Pungli juga telah memetakan sejumlah instansi yang paling banyak dilaporkan. Berdasar pemetaan tersebut, Kemendikbud, Polri, Kemenhub, Kemenkes, Kemenkum HAM, Kemendagri, Kemenag, Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Kementerian Keuangan tercatat sebagai instansi yang paling rawan pungli.

4. Daerah Rawan Pungli

Sementara itu, terkait daerah-daerah paling rawan pungli, Satgas Saber Pungli memetakan Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, Banten dan Provinsi Lampung sebagai daerah yang paling banyak diadukan.

5. Proses Hukum

Terkait dengan proses hukum yang dilakukan oleh Satgas Saber Pungli terhadap para pelaku pungli, sebanyak 153 kasus tengah dalam proses penyidikan, 35 kasus dalam proses P19, 47 kasus dalam proses P21, empat kasus dalam proses penuntutan, delapan kasus dalam proses persidangan, 11 kasus dalam proses vonis dan sebanyak empat kasus tengah dalam proses SP3.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini