nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh, Tahanan Kabur dari Lapas Mauro Sijunjung Sudah Rencanakan Pelarian Seminggu Lalu

Rus Akbar, Jurnalis · Selasa 19 September 2017 15:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 19 340 1778890 duh-tahanan-kabur-dari-lapas-mauro-sijunjung-sudah-rencanakan-pelarian-seminggu-lalu-xaySjsrdXL.gif Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MUARO SIJUNJUNG - Dari 12 tahanan kabur dari LP Klas II B Muaro Sijunjung, Sumatera Barat, enam orang sudah ditangkap dan enam orang lagi masih diburu kepolisian dengan cara terus menggelar razia kendaraan baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Sejak 12 tahanan kabur pada Minggu kemarin ini sampai saat ini baru enam orang yang berhasil ditangkap dan enam lagi masih dilakukan pencarian dengan koordinasi dengan kepolisian," ungkap Kalapas Klas II B Muaro Sijunjung Sumatera Barat, Marten pada Okezone, Selasa (19/9/2017).

(Baca Juga: Kabur dari Lapas Muaro Sijunjung, 6 Tahanan Berhasil Ditangkap)

Enam orang yang ditangkap itu sudah diperiksa di Mapolres Sijunjung dan pihak kepolisian juga meminta pihak Lapas untuk membuat laporan atas kaburnya tahanan tersebut.

"Kita diminta kepolisian untuk membuat laporan dan itu untuk memperkuat pemeriksaan kepolisian, mengenai sanksi apakah masa tahanan ditambah atau tidak semuanya diserahkan kepada hukum baik itu polisi, jaksa dan pengadilan, kita hanya menerima tahanan," terangnya.

Sementara petugas lapas yang menjadi korban serangan dari 12 tahanan bernama Doni sudah dirawat intensif dan diistirahatkan untuk menghilangkan trauma. "Petugas kita mengalami luka bagian kepala, telinga saat diserang tahanan," ujarnya.

(Baca Juga: Tusuk Petugas, 12 Tahanan Lapas Muaro Sijunjung Kabur, 3 Sudah Tertangkap)

Saat ini jumlah warga binaan sebanyak 309 orang, sementara kapasitas maksimalnya hanya 150 orang. Sedangkan petugas seluruhnya 35, petugas khusus jaga 14 orang. “Idealnya satu petugas mengawal 3 orang warga binaan, atau paling banyak 1 berbanding 5. Namun kenyataannya sistem pengamanan selama ini justru 1 berbanding 60. Setiap satu petugas bertanggung jawab atas 60 narapidana/ tahanan,” terangnya.

Di sisi lain dari pengakuan enam tahanan yang kabur itu mengakui bahwa aksi mereka sudah direncanakan seminggu sebelum menyerang petugas. Tahanan ini mengakui pada hari Minggu merupakan waktu yang tepat untuk kabur karena petugas terlihat longgar.

Keenam yang ditangkap diantaranya, Ardianto, Eki Nofriana, Nasrul Ependi, Randi dan Risman Saogo merupakan kasus narkoba sementara Junaedi kasus asusila.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini