nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatihan Guru PAUD, Jokowi: Saya Betul-Betul Titip Anak-Anak Kita

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 20 September 2017 18:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 20 65 1779876 pelatihan-guru-paud-jokowi-saya-betul-betul-titip-anak-anak-kita-UB3hEx7KOq.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta pelatihan untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) diperbanyak terkait dengan upaya pembangunan karakter bangsa.

"Agar pelatihan seperti ini makin masif, sudah dilakukan beberapa ali di 19 kota tapi kita mempunyai 516 kota dan kabupaten, jadi masih sangat kurang," kata Jokowi ketika menutup Pelatihan Akbar Guru PAUD Se-DKI Jakarta di Gedung Jakarta Islamic Center, Rabu (20/9/2017).

Ia meminta agar kepada seluruh guru PAUD diberikan pendidikan dan pelatihan utamanya untuk menyebarkan pilar-pilar karakter kepada para guru.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu lebih tahu dari saya soal itu," kata Jokowi di hadapan sekitar 1.200 guru PAUD di DKI Jakarta yang sebagian besar adalah ibu-ibu.

"Saya betul-betul titip anak-anak kita berikanlah sesuai yang sudah disampaikan dalam pelatihan ini. Ini penting sekali dalam kompetisi global," kata Jokowi.

Ia menyebutkan saat ini bangsa Indonesia berada dalam era kompetisi ketat di mana tidak ada lagi batas negara. "Batas negara semua sudah dibuka, orang luar bisa masuk ke sini dan sebaliknya dengan bebas," katanya.

Menurut dia, untuk memenangkan kompetisi itu dibutuhkan karakter dan pribadi unggul yang tahan banting pantang menyerah sehingga pelatihan seperti itu diperlukan.

"Anak perlu diberi pemahaman sejak dini tentang kemandirian, disiplin, tanggung jawab, usia 1-12 tahun sangat menentukan sekali, jujur amanah, bijak, jangan sampai anak-anak sudah dewasa pinter tapi tak punya karakter, sulit mengendalikan orang-orang dengan karakter tidak benar," katanya.

Ia menyebutkan guru PAUD mempunyai tanggung jawab dalam menyiapkan kader bangsa ke depan yang bisa menghormati orang dan santun.

"Kita sekarang banyak kehilangan itu karena ada yang mengajarkan tidak seperti itu baik melalui medsos, intervensi budaya dari luar, dan lainnya," katanya.

Ia menegaskan umur 1-12 tahun itu menjadi umur emas, dan para guru PAUD berada di situ.

"Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah tetapi kalau SDM tidak siap, orang lain atau negara lain yang memperoleh keuntungan, persaingan ketat sekali, saling berkompetisi sehingga kita harus menyiapkan anak anak yang punya percaya diri yang baik, kreatif, pantang menyerang, tahan banting," katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan keberagaman yang ada di Indonesia yang harus memperat persatuan dan kesatuan.

Presiden menunjuk beberapa guru PAUD untuk menjawab pertanyaan terkait dengan keberagaman di Indonesia dan memberikan hadiah sepeda kepada mereka.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini