nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Beredar SK Dukungan Golkar di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil: Saya Belum Terima Suratnya

Oris Riswan, Jurnalis · Jum'at 22 September 2017 15:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 22 525 1780930 beredar-sk-dukungan-golkar-di-pilgub-jabar-ridwan-kamil-saya-belum-terima-suratnya-zUT9VqymAC.jpg Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Oris/Okezone)

BANDUNG – Ridwan Kamil dikabarkan akan diusung Partai Golkar di Pilgub Jawa Barat 2018 berpasangan dengan Daniel Mutaqien sebagaimana surat keputusan mengatasnamakan DPP Golkar yang beredar di media sosial. Namun, Ridwan Kamil belum menerima suratnya.

Wali Kota Bandung itu sudah mendengar informasi itu dan melihat langsung foto surat yang tersebar di medsos. Tapi, ia tidak mempercayainya karena belum menerima surat utuh secara langsung dari DPP Golkar.

"Yang pertama, silakan tanya langsung ke DPP Golkar terkait konfirmasi berita ini. Dua, faktanya, saya belum menerima apapun, termasuk suratnya. Jadi, saya tidak bisa mengonfirmasi kebenarannya," kata pria akrab disapa Emil di Pendopo Kota Bandung, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya, kondisi itu berbeda dengan dukungan dari Partai Nasdem dan PKB. Sebab, surat keputusan pengusungan dirinya dipegang secara langsung dan disimpan.

"Saya tidak menerima, belum menerima, jadi saya tidak bisa mengonfirmasi kebenarannya. Karena tanggalnya (di surat) enggak ada, nomor suratnya belum ada. Bisa saja kemungkinan hoaks," jelas Emil.

 (Baca juga: Dedi Mulyadi Tak Percaya DPP Golkar Keluarkan Surat Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar)

Sementara Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi meragukan keabsahan surat dari DPP Golkar soal penetapan Ridwan Kamil sebagai cagub Jabar. Pasalnya, yang bertanda tangan di surat itu Ketum Setya Novanto yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

"Setahu saya kan Pak Setya Novanto itu dioperasi jantung di rumah sakit. Masa sih orang dalam keadaan dioperasi, baru selesai masa penyembuhan sempat-sempatnya membuat rapat memutuskan calon gubernur dan wakil gubernur yang menyangkut hidup 46 juta rakyat Jawa Barat serta menyangkut kelangsungan Partai Golkar ke depan," kata Dedi saat dikonfirmasi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini