nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Innalillahi... Pemegang Rekor Perempuan Terberat di Dunia, Eman Ahmed Tutup Usia

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Senin 25 September 2017 21:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 25 18 1782851 innalillahi-pemegang-rekor-perempuan-terberat-di-dunia-eman-ahmed-tutup-usia-WKajr36nTh.jpg Eman Ahmed. (Foto: Sky News)

ABU DHABI - Pemegang rekor perempuan terberat di dunia, Eman Ahmed meninggal dunia di usianya yang menginjak 37 tahun. Perempuan asal Mesir tersebut tutup usia setelah mengalami serangan jantung dan gagal ginjal.

Eman yang berbobot 500 kilogram (kg) menyita perhatian media internasional setelah diberitakan tidak pernah meninggalkan rumahnya selama dua dekade. Ia tepatnya tak pernah keluar rumah selama 25 tahun. Untuk mengurangi berat badannya, Eman sendiri telah menjalani perawatan sejak Maret 2017.

Eman sempat terbang ke Mumbai, India untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Saifee. Operasi tersebut diklaim berhasil menurunkan berat badan Eman sekira 176 kilogram (kg). Namun, pihak keluarga menuduh klaim tersebut adalah sebuah kebohongan dan meminta para dokter untuk mengundurkan diri.

Baca Juga: Dokter di India Bersiap Operasi Perempuan Terberat di Dunia

Namun tuduhan tersebut tak berlangsung lama dan adik Eman, Shaimaa Selim mengubah sikapnya dan berbalik mengucapkan terima kasih bagi semua orang di India. Setelah menjalani operasi di India, Eman kemudian terbang ke Abu Dhabi untuk menjalani operasi lebih lanjut.

Eman saat menjalani perawatan. (Foto: BBC)

Ia terbang dengan dibawa ambulans udara yang diimpor dari Italia. Selama empat bulan terakhir hidupnya, sebuah tim yang terdiri lebih dari 20 dokter merawatnya di Rumah Sakit Burjeel. Melansir Sky News, Senin (25/9/2017), harapan terakhir Eman saat itu adalah agar dirinya bisa berjalan kembali.

Baca Juga: Dari Mumbai, Wanita Terberat di Dunia Akhirnya Dilarikan ke Dubai

Eman sendiri juga diketahui menderita penyakit kaki gajah yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan jaringan tubuh membengkak. Berdasarkan keterangan keluarga, perempuan yang tak pantang menyerah itu telah memiliki firasat akan kematiannya.

"Ia baru merayakan ulang tahunnya pada bulan lalu dan saat itu ia mengatakan telah mendapat mimpi yang menyenangkan. Eman bermimpi kembali ke kampung halamannya di Alexandria dan mengunjungi sebuah pantai," ujar Selim.

BBC melaporkan, pihak rumah sakit yang merawat Eman telah menyampaikan ucapan duka cita. "Doa dan ucapan belasungkawa kami sampaikan terhadap keluarganya," terang perwakilan pihak rumah sakit tersebut.

Eman sendiri mendapatkan bantuan untuk menjalani operasi setelah Shaimaa Selim melakukan kampanye online untuk mendapatkan bantuan ahli yang bisa menyelamatkan nyawa kakaknya yang terancam. Meski bantuan telah datang, namun Eman pada akhirnya harus kembali berpulang pada yang kuasa.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini