nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendaki Ditemukan Lemas di Gunung Slamet, Petugas SAR Evakuasi dan Langsung Larikan ke Rumah Sakit

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 02:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 26 512 1783610 pendaki-ditemukan-lemas-di-gunung-slamet-petugas-sar-evakuasi-dan-langsung-larikan-ke-rumah-sakit-vLvqfNU11W.jpg Moh Charis Munandar, pendaki yang tersesat dan saat ditemukan tubuhnya alami dehidrasi (Foto: Taufik Budi/Okezone)

SEMARANG - Moh Charis Munandar (23) pendaki yang tesesat di Gunung Slamet, Jawa Tengah, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis setelah berhasil dievakuasi petugas SAR gabungan. Korban ditemukan dalam kondisi lemas dan dehidrasi.

Pendaki asal Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal itu ditemukan sekira pukul 18.30 WIB. Tim SAR gabungan yang terbagi 7 SRU (Search and Rescue Unit) terdiri dari Basarnas, Kodim Tegal, Polsek Bumijawa, BPBD Kabupaten Tegal, PMI Tegal, Galawi Rescue, Gupala,  Sarda Jateng, SAR Purbalingga, Kompak, SAR Brebes, dan masyarakat melakukan penyisiran dari puncak hingga Pos 3 pendakian. 

"Survivor ditemukan oleh tim SAR gabungan yang sedang turun dalam keadaan lemas dan mengalami dehidrasi karena hanya berbekal setengah botol alir mineral saat hilang. Ia kami temukan di atas Pos 2 jalur pendakian Guci tepatnya Jalur Permadi pada pukul 18.30 WIB," ucap Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Noer Isrodin Muchlisin, Selasa 26 September 2017.

Butuh waktu tiga jam untuk tim SAR membawa korban turun menuju basecamp di jalur pendakian Guci Tegal. "Survivor tiba di basecamp pada pukul 21.30 WIB dan selanjutnya langsung dibawa ke RSUD Slawi untuk diperiksa kesehatannya lebih lanjut," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Moh Charis Munandar terpisah dari rombongannya saat turun dari puncak gunung tertinggi di Jawa Tengah itu. Dia terpisah di batas vegetasi Gunung Slamet saat kabut turun hingga menghalangi jarak pandang rombongan yang berjumlah delapan orang.

"Kami atas nama pemerintah dan negara mengucapkan terima kasih kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini hingga survivor bisa ditemukan dalam keadaan hidup, dan semoga kerja sama ini akan semakin  meningkat," ujar Noer Isrodin.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini