nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PDIP Enggan Tanggapi Polemik di Golkar soal Pilgub Jabar: Itu Urusan Dapur Mereka

Oris Riswan, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 27 525 1783942 pdip-enggan-tanggapi-polemik-di-golkar-soal-pilgub-jabar-itu-urusan-dapur-mereka-9zhHohUiKQ.jpg Pengurus PDIP Jawa Barat (Oris/Okezone)

BANDUNG – PDI Perjuangan enggan menanggapi polemik di tubuh Partai Golkar dalam konteks Pilgub Jawa Barat 2018. Sebagai parpol mitra koalisi, PDIP siap menerima apapun keputusan Golkar dalam pencalonan kandidat di Pilgub Jabar.

"Terkait dengan dinamika yang ada di Golkar, saya kira itu urusan dapur mereka," kata Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, Abdy Yuhana Abdy terkait polemik di Golkar, Rabu (27/9/2017).

Golkar memang lagi dalam sorotan. Setelah beredar surat keputusan (SK) palsu penetapan Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien sebagai cagub-cawagub Jabar dari Golkar, kini giliran Dedi Mulyadi menyatakan siap mundur sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat jika tidak diusung menjadi cagub di Pilgub Jabar oleh partainya.

 (Baca juga: Jika Tak Diusung di Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi Siap Mundur dari Ketua DPD Golkar)

Menurut Abdy Yuhana, setiap parpol punya mekanisme masing-masing dalam menentukan sikap dan menyelesaikan masalah internalnya. Sebagai mitra koalisi, PDIP akan menghargai apapun keputusan Golkar terkait Pilgub Jabar.

"Keputusan apapun yang diputuskan oleh Golkar, kita menghargai. Kita sama-sama partai yang tidak bisa diintervensi. Kalau itu yang terjadi (polemik di Golkar), itu internal mereka," ungkapnya.

Disinggung soal kemungkinan jika Dedi Mulyadi benar-benar mundur dari Golkar dan ingin jadi kader PDIP, ia tidak mau berspekulasi. Tapi, prinsipnya PDIP menerima siapapun yang ingin bergabung asalkan sejalan dengan visi-misi PDIP.

"Ya tentunya terbuka bagi siapapun yang ingin jadi anggota. Karena PDIP memiliki watak kerakyatan tanpa membedakan status usia, agama, dan golongan," ucap Abdy.

Soal sikap Dedi dalam menatap pilgub, ia meyakini Dedi punya langkah-langkah tersendiri. Dalam hal ini, PDIP dan Golkar pun harus sama-sama saling menghormati satu sama lain sebagai sebuah partai.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini