nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wuihh.. Pemkot Bandung Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI Pakai Layar Tancap

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 28 September 2017 13:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 28 525 1784677 wuihh-pemkot-bandung-bakal-gelar-nobar-film-g30s-pki-pakai-layar-tancap-6t6YuKX2Bz.jpg Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Foto: Okezone)

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kodim dan Koramil siap menggelar nonton bareng (nobar) film sejarah G30S/PKI di Taman Film, Jalan Taman Sari, Jumat 29 September 2017 besok. Bahkan, kegiatan nobar film G30S/PKI juga digelar di setiap kelurahan di seluruh Kota Bandung.

"Nobar sudah dilaksanakan sejak 21-30 September di beberapa kelurahan kerjasama dengan Danramil. Sudah mulai dilakukan sejak beberapa waktu lalu," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil seusai Peresmian Mobil Kekasih di Taman Cikapayang, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Kamis (28/9/2017).

Ia mengungkapkan, penanyangan nobar film G30S/PKI ini merupakan kerjasama antara Pemkot Bandung dengan Kodim dan Koramil. Rencananya, pada Jumat besok Pemkot juga akan menggelar nobar film G30S/PKI di Taman Film, Jalan Tamansari (Di bawah jembatan layang Pasupati), Coblong, Kota Bandung.

"Besok ada di Taman Film. Silakan datang, kalau tidak mau juga tidak apa-apa. Nanti akan menggunakan layar tancap," ujar Emil.

Emil juga rencananya akan ikut nonton bersama tayangan film sejarah tersebut. Namun, dia belum bisa memastikan hadir atau tidaknya untuk nonton bersama warga. "Saya belum tahu jadwal besok. Nanti dilihat dulu agendanya," kata Emil.

Menurut dia, menyaksikan film G30S/PKI tidak masalah. Sebab, sejarah yang pernah terjadi di Indonesia jangan pernah dilupakan oleh warga Indonesia sendiri.

"Setiap sejarah perlu dicermati. Jika ada tafsir-tafsir ya silahkan saja, selama belum ada pembandingnya kita bisa belajar dari yang ada. Jangan sekali-kali menghilangkan sejarah," ungkap Emil.

Ia pun meminta kepada warga Bandung untuk tetap menjaga Pancasila dan tidak bergerak secara sporadis. Artinya, warga harus tetap berpegang teguh pada Bhenika Tunggal Ika.

"Waspada saja, jaga Pancasila. Jangan terlalu ke kiri, Komunis atau jangan terlalu ke kanan, agama radikal. Fokus saja di tengah," ujar dia.

Sementara itu, Kasdim 0618/BS Letkol Inf Momon Nuryaman mengatakan, film G30S PKI yang ditayangkan disetiap koramil bersama petugas kewilayahan (kelurahan) berasal dari tayangan asli yang dimiliki TNI.

Momon menyebutkan, kerja sama nobar film G30S PKI ini dilakukan bersama Pemkot Bandung sejak Kamis, 21 September lalu dan akan berakhir hingga Sabtu, 30 September 2017 mendatang.

"Penanyangannya dilakukan di setiap kelurahan secara bergilir. Sudah dilakukan sejak 21 September lalu dan akan berakhir 30 September, nanti," kata Momon.

Momon menyebutkan, dengan adanya nobar film G30S PKI, warga Bandung kembali bisa mengingat sejarah yang pernah terjadi di Tanah Air. Film tersebut mengisahkan tentang kekejaman komunis yang pernah menculik dan membunuh para jenderal.

"Ini sejarah bangsa. Harus kembali diingat dan dipelajari. jangan sampai, kelompok seperti ini muncul kembali di Indonesia," pungkas dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini