Image

Praperadilan Setya Novanto Dikabulkan, Hakim PN Jaksel: Penetapan terhadap Tersangka Tidak Sah

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017, 17:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 29 337 1785717 praperadilan-setya-novanto-dikabulkan-hakim-pn-jaksel-penetapan-terhadap-tersangka-tidak-sah-BFIaVrdYr7.jpg Tim kuasa hukum Setya Novanto. (Foto: M.Rizky/Okezone)

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menggelar sidang putusan praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto atas penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hasilnya, hakim tunggal Cepi Iskandar mengabulkan gugatan Setnov tersebut. "Penetapan terhadap pemohon sebagai tersangka tidak berdasarkan prosedur dan tata cara UU Nomor 30 tentang Tipikor, KUHAP, maka penetapan terhadap tersangka tidak sah," ucap Cepy Iskandar membacakan putusan, Jumat (29/9/2017).

Sebelumnya, Tim kuasa hukum Setya Novanto menilai penetapan tersangka terhadap kliennya merupakan suatu hal yang keliru dan tidak berdasar. [Baca Juga: Indikator Penetapan Tersangka Tak Kuat, Kuasa Hukum Nilai Tuduhan KPK ke Setnov Tidak Berdasar]

 

Dalam kasus ini KPK dinilai salah dan keliru dalam penetapan tersangka terhadap Novanto, pasalnya penetapan tersangka tersebut sebelum dilakukan penyidikan dan sudah menetapkan Novanto sebagai tersangka. Selain itu pemohon juga menilai tidak ada alat bukti yang sah dalam penetapan tersebut.

"Termohon (KPK) telah salah dan keliru dengan menetapkan tersangka lebih dulu baru setelah itu dilakukan penyidikan sehingga penetapan tersangka menyalahi UU 30/2002 tentang KPK sehingga harus dinyatakan batal demi hukum," demikian dinyatakan tim kuasa Hukum Novanto saat membacakan permohonannya di PN Jakarta Selatan, Rabu, 20 September 2017.

Oleh karena itu hakim diminta untuk mengabulkan seluruh permohonan yang diajukan dalam persidangan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini