nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

50 Ton Minyak Sawit Tumpah di Perairan Teluk Bayur Padang, PT Wira Terancam Disanksi

Rus Akbar, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017 10:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 29 340 1785346 50-ton-minyak-sawit-tumpah-di-perairan-teluk-bayur-padang-pt-wira-terancam-disanksi-8LA51KOdzW.jpg Perairan Teluk Bayur Padang tercemar minyak sawit (foto Walhi Sumbar/Okezone)

PADANG - Pemerintah geram atas tercemarnya perairan Teluk Bayur, Padang , Sumatera Barat dengan minyak sawit akibat bocornya pipa milik PT Wira Innomas, Pemko Padang mengancam bakal akan mencut izinya perusahaan tersebut.

Sekira 50 ton minyak sawit diperkirakan mencemari perairan Teluk Bayur akibat bocornya pipa PT Wira. Hal itu diyakini bisa merusak biota laut dan berdampak buruk terhadap nelayan serta lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang menilai, perusahaan itu telah lalai dalam mengontrol alat operasional perusahaan. Sanksi pencabutan izin dianggap bisa diberlakukan sesuai dengan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Sesuai dalam aturan itu, sanksi bisa dalam bentuk pencabutan izin lingkungan dan pemberhentian operasional perusahaan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, El Amin, Jumat (29/9/2017)

Pencabutan izin lingkungan atau operasional perusahaan tersebut bisa dilakukan dengan paksa karena kejadian ini dinilai telah mencemari lingkungan perairan."Walaupun ini insiden, tapi ada kelalaiannya dalam mengelola perusahaan. Kami bisa memberhentikan perusaahan tanpa ada teguran. Tapi kami akan berlakukan sanksi paksaan pemerintah," tegasnya.

Pemkot juga meminta perusahaan untuk memulihkan kembali pencemaran laut di Teluk Bayur seperti bentuk semula. “Jika tidak dilakukan kami akan cabut izin lingkungannya," ujarnya.

Sementara Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumbar, Uslaini mengatakan, timnya sudah turun ke lapangan untuk menganalisa dampak lingkung akibat tumpahnya minyah mentah sawit.

“Seharusnya pihak perusahan sudah ada cara mengantisipasi agar minyak yang tumpah tersebut tidak langsung tumpah ke laut. Melainkan ada khusus salurannya yang nantinya kalau tumpah langsung ke penampungan,” katanya.

Dengan tumpahnya minyak sawit ini akan berdampak kepada pencemaran linkungan yang menyebabkan biota laut rusak yang berdampak pada nelayan sekitar pesisir. “Tentu ini pendapatkan nelayan sekitarnya juga akan berkurang akibat rusaknya biota laut, pihak perusahan harus bertanggung jawab memulihkan kembali minyak-minyak yang tumpah,” ujarnya.

Sementara Humas PT Wira Innomas, Gunawan mengatakan akibat kebocoran tersebut jumlah minyak yang tumpah ke laut diperkirakan mencapai 50 Ton. “Kita masih menyelidiki kebocoran pipa tersebut. Ini merupakan bencana bagi kami,” katanya

Gunawan mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan upaya pembersihan laut dari tumpahan minyak sawit mentah tersebut. Agar areal terdampak tidak meluas, PT Pelindo Teluk Bayur mengerahkan dua unit oil boom masing-masing sepanjang 250 meter.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini