nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dandim Aceh Barat Ajak Pemuda dan Masyarakat Nobar Film G30S/PKI

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu 30 September 2017 02:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 30 340 1786003 dandim-aceh-barat-ajak-pemuda-dan-masyarakat-nobar-film-g30s-pki-obbYLRJvPx.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

MEULABOH – Komandan Kodim 0105/ Aceh Barat, Letkol Inf Herry Riana Sukma, menyaksikan penayangan kembali film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/ PKI) bersama pemuda dan masyarakat di daerah itu.

Acara nonton bareng (nobar) film berdurasi hampir empat jam tersebut diselenggarakan TNI bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Barat, Provinsi Aceh di Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat, pukul 21.00 WIB.

"Pemutaran film sejarah G30S/PKI ini sebagai upaya untuk mengangkat kembali salah satu lembaran sejarah kelam bangsa Indonesia bagi seluruh anak bangsa khususnya generasi muda yang saat ini sudah mulai hilang akibat adanya pihak pihak tertentu yang sengaja ingin menghilangkan sejarah," kata Dandim Herry.

Acara itu serentak dilaksanakan pada wilayah Kodim 0105/ Aceh Barat, terhitung sejak 21 September 2017 jajaran TNI setempat telah mengadakan penayangan film tersebut sebanyak 60 kali oleh seluruh jajaran Koramil mengadakan nonton bareng di setiap desa-desa bersama masyarakatnya.

Dandim Herry menuturkan, dengan adanya pemutaran ulang film G30S/ PKI, dapat memberikan gambaran kepada masyarakat, agar peristiwa tragedi bersejarah tersebut tidak terjadi lagi di era sekarang ini.

"Selain itu penting untuk diketahui generasi muda tentang sejarah Indonesia di masa lalu yang salah satunya kekejaman yang dikemas dalam film pengkhianatan PKI pada tanggal 30 September 1965," tegasnya.

Dandim 0105 Aceh Barat, menyampaikan kepada para Danramil agar menjelaskan kepada masyarakat wilayah binaannya masing-masing untuk menonton film dimaksud karena masih banyak generasi muda yang di dalam perkampungan tidak memahami apa itu G30S/ PKI.

Sebab kata Dandim Herry, sejarah-sejarah tersebut sudah mulai dihilangkan dari sekolah sekolah oleh oknum-oknum yang sengaja mempolitisir sejarah masa kelam, padahal sejarah tersebut tidak boleh dilupakan anak bangsa Indonesia.

Dandim menegaskan, PKI merupakan Partai Komunis Indonesia yang telah dihancurkan, dibubarkan, ditumpas dan dinyatakan sebagai partai terlarang melalui TAP MPRS No. XXV/MPRS/1966, yang dinyatakan tetap berlaku atas dasar TAP MPR No. I/MPR/2003.

Penumpasan terhadap G30S/ PKI dilakukan oleh pemerintah dan massa non-PKI baik secara militer, politik maupun hukum dan telah diselesaikan secara konstitusional dan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku sampai dengan sekarang.

"Peristiwa masa lalu tersebut tidak boleh lagi terjadi dan masyarakat harus pintar dalam menyikapi situasi agar tidak terpengaruh oleh ideologi-ideologi PKI yang mulai menyebar melalui media sosial. Segera laporkan apabila ada hal hal yang mencurigakan terjadi di desa masing masing," kata Dandim Letkol Inf Herry Riana Sukma.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini