nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sidang Pembunuhan Kim Jong-nam, Kemlu Bawa Pakar untuk Dampingi Siti Aisyah

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 02 Oktober 2017 12:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 02 18 1786927 sidang-pembunuhan-kim-jong-nam-kemlu-bawa-pakar-untuk-dampingi-siti-aisyah-FBbeiV5zLT.jpg Polisi Malaysia mengawal WNI, Siti Aisyah, saat meninggalkan pengadilan Sepang pada 13 April 2017. (Foto: Lei Seng Sin/Reuters)

KUALA LUMPUR – Sidang pembunuhan Kim Jong-nam kembali digelar di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia. Sidang tersebut akan diikuti dua tersangka kasus pembunuhan saudara tiri Kim Jong-un, yakni Siti Aisyah yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan Doan Thi Huong, warga negara Vietnam.

Menurut Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI)/Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia (RI), Lalu Muhammad Iqbal, persidangan tersangka akan diselenggarakan secara maraton di Pengadilan Syah Alam. Sidang digelar mulai hari ini hingga 30 November.

“Hari ini sampai 12 Oktober merupakan sidang pembacaan tuntutan. Termasuk mendengarkan keterangan 10 saksi ahli yang diajukan jaksa penuntut umum,” ujar Lalu Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada pers, Senin (2/10/2017).

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Kakak Tiri Kim Jong-un, Ini Pengakuan WNI Siti Aisyah di Pengadilan!

Tersangka Siti Aisyah (SA) akan didampingi oleh Tim Perlindungan WNI dari KBRI Kuala Lumpur, pengacara dari firma hukum Gooi & Azzura, serta tim pakar.

“Dalam proses pendampingan SA, tim juga melakukan konsultasi dengan berbagai pakar, dari Indonesia maupun sejumlah negara lain,” jelas Iqbal.

BACA JUGA: Terbongkar! Cara Mengerikan Kim Jong-un Bunuh Kakak Tirinya untuk Menakuti Dunia

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong ditangkap karena menggosokkan zat racun VX ke wajah Kim Jong-nam pada 13 Februari 2017. Hal ini diketahui berdasarkan rekaman CCTV Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Berdasarkan rekaman CCTV, dua wanita yang berada di Bandara Kuala Lumpur itu terlihat mengusap tangan mereka ke wajah Kim Jong-nam. Setelah insiden itu, Kim Jong-nam segera mencari bantuan dari staf bandara. Namun, sebelum mendapat pertolongan, ia ambruk dan meninggal beberapa menit kemudian.

BACA JUGA: Pembunuhan Kim Jong-nam, Pengacara: Siti Aisyah dan Doan Thi Huong Tidak Bersalah

Kedua tersangka telah mengklaim tak bersalah dalam kematian Kim Jong-nam. Mereka mengaku telah ditipu oleh agen dari Korea Utara. Siti dan Doan bersikukuh, keduanya mengira hanya dilibatkan dalam produksi sebuah program lelucon di televisi. Pyongyang sendiri membantah terlibat dalam kematian tersebut.

Otoritas Malaysia melakukan autopsi terhadap jasad Kim Jong-nam. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, diketahui bahwa pria itu meninggal setelah bersentuhan dengan VX, yang diklasifikasikan sebagai senjata pemusnah massal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan telah dilarang penggunaannya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini