INDRAMAYU - Dunia pendidikan kembali tercoreng, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dianiaya oleh sang kepala sekolah berinisial LS.
Siswa yang diketahui bernama Samroni itu dianiaya dengan cara dipukul, ditendang, dan ditampar. Akibat kekerasan tersebut, orangtua korban tidak terima dan melapor ke polisi.
Dengan didampingi anggota DPRD Kabupaten Indramayu, orangtua dan korban kekerasan mendatangi sekolah SMP 3 Balongan.
Berdasarkan keterangan Samroni, kejadian itu berawal saat siswa tengah baris berbaris di lapangan saat jam pelajaran olahraga, tiba tiba sang kepala sekolah menghampiri korban dan langsung melakukan pemukulan, penamparan dan penendangan.