Dor! BNNP Jatim Tembak Mati Bandar Sabu

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 04 Oktober 2017 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 04 519 1788833 dor-bnnp-jatim-tembak-mati-bandar-sabu-Ry2aLbKknz.jpg

SURABAYA – BNNP Jatim terpaksa menembak mati seorang bandar sabu-sabu karena berusaha melawan saat disuruh menunjukkan lokasi gudang di daerah Rungkut, Surabaya. Tersangka sabu yang ditembak mati berinisial RN (34).

Kini mayat RN berada di kamar mayat RSU Dr Soetomo Surabaya. Selain itu, BNNP Jatim juga menangkap empat tersangka lainnya meliputi LT (31), MP (54), MT (32) dan CP (25). Dari tangan para tersangka, petugas menyita sabu seberat 2,5 kg sebagai barang .

“Tersangka RN melawan saat menunjukkan lokasi gudang di kawasan Rungkut. Kami akhirnya melumpuhkan tersangka, dan pada RN meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit,” terang Kepala BNNP Jatim, Brigjen Fatkhur Rahman, Rabu (4/10/2017).

Menurut Fatkhur, tembakan dari anggotanya tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Sebab tersangka RN melakukan perlawanan pada anggota, sehingga melakukan tindakan tegas pada tersangka.

“Pengungkapan peredaran sabu didapat di rumah kontrakan daerah Simo Jawar, Surabaya pada 2 Oktober sekitar pukul 21 00 WIB. Dalam pengungkapan itu kami berhasil mengamankan tersangka RN bersama seorang wanita berinisial LT,” ungkapnya.

Kemudian juga mengamankan tiga laki-laki di rumah kontrakan tersebut masing-masing berinisial MP, MT dan CP. Dari penangkapan itu, selanjutnya dilakukan pengembangan penyidikan. Dimana tersangka RN diminta menunjukkan gudang sumber barang sabu miliknya.

“Kelima tersangka merupakan jaringan Surabaya dan Jakarta. Sabu ini diedarkan di wilayah Surabaya dan tidak ada kaitannya dengan bandar sabu jaringan lapas. Kami menyita sabu dalam kemasan plastik sebanyak lima bungkus dengan berat total 504,75 gram, dan sabu kemasan plastik sebanyak 20 bungkus dengan berat total 2,019 gram,” paparnya.

Ia menambahkan, petugas juga menyita BB lainnya seperti ponsel, timbangan elektrik, Yamaha Aerox, Honda vario dan buku catatan transaksi sabu. Para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini