nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok Dilantik, Ini Pesan DPRD untuk Para Komisioner KPID Yogyakarta

Prabowo, Jurnalis · Kamis 05 Oktober 2017 23:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 05 510 1789709 besok-dilantik-ini-pesan-dprd-untuk-para-komisioner-kpid-diy-zsAvAtBRCw.jpeg KPID Yogyakarta (Foto: Kpid.jogjaprov.go.id)

YOGYAKARTA - Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah berhasil lolos dalam rangkaian proses seleksi di DPRD DIY. Kehadiran tujuh sosok komisioner KPID DIY diharapkan bisa memberikan dorongan bagi berkembangnya industri penyiaran yang sehat di daerah.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto berharap, seluruh komisioner KPID DIY bisa segara bekerja setelah mereka ditetapkan oleh Gubernur DIY untuk masa kerja 2017-2020. Ia meminta KPID harus bisa mendorong tumbuhnya industri penyiaran yang sehat di DIY.

"Termasuk, bisa memastikan institusi penyiaran mengembangkan juga budaya dan potensi lokal serta memastikan isi dan program siaran yang sesuai dengan ideologi negara Pancasila," katanya, Kamis (5/10/2017).

Menurutnya, pengembangan industri penyiaran yang sehat di daerah, sangat strategis di tengah tantangan peradaban nasional saat ini. Sejumlah problem kebangsaan seperti intoleransi, konflik sosial, masalah kemiskinan, kesenjangan sosial, masalah pengangguran juga ancaman radikalisme, terorisme hingga ancaman narkoba jadi sejumlah masalah yang perlu mendapatkan perhatian bersama.

Seperti diketahui, setelah tim seleksi KPID bekerja, seluruh nama yang lolos syarat administrasi melewati pula tahapan fit and proper test di DPRD DIY.

Tujuh nama Komisioner KPID DIY 2017-2020 yang terpilih setelah melalui seleksi oleh Pansel dan telah dilakukan fit dan proper test di DPRD DIY. Ketujuh nama itu mulai dari Sapardiyono, Mohammad Imam Santosa, Hajar Pamundi, Y Suyanto, Agnes Dwi R, Dewi Nurhasanah dan I Made Arjana Gumbara.

"Selain ada 2 incumbent, hadirnya komisioner yang baru semoga bisa memperkuat kinerja KPID ke depan, berdasarkan aturan dan ketentuan sesuai Perda Penyiaran yang sudah kita selesaikan," katanya.

Seluruh proses telah sesuai dengan UU Nomor 32 Tahun 2002, Perda Nomor 13 Tahun 2016 serta peraturan lainnya. Pelantikan KPID yang diselenggaran sebagai tindak lanjut dari surat DPRD adalah sah dan konstitusional.

"Selamat berjuang untuk seluruh fungsionaris KPID yang baru, ayo kerja keras wujudkan penyiaran Pancasila sesuai amanat Perda Nomor 13 Tahun 2016," kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Secara khusus, KPID DIY disebutkan bisa menjadi pendorong konten dan materi siaran untuk internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam isi siaran.

Media penyiaran disebutkan punya peran strategis untuk kanal informasi terkait internalisasi nilai-nilai dengan kemampuan visual dan auditif yang ada. Isi program siaran Pancasila penting untuk diproduksi, tentu saja dengan kemasan dan kreativitas masing-masing institusi penyiaran.

Eko Suwanto menambahkan, KPID DIY juga perlu memastikan institusi penyiaran untuk benar-benar menjalankan tujuan dari Pasal 2 Ayat (2), Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Penyiaran, utamanya penyelenggaraan penyiaran ditujukan untuk memperkokoh integrasi nasional.

"Kita percaya dan mendorong pelaku siaran juga peduli dan memiliki rasa tanggung jawab, siarkan Pancasila. Soal kemasan seperti apa, KPID DIY bisa ajak pelaku siaran untuk duduk bersama, dan merumuskan program siaran yang baik, menghibur dan mendidik masyarakat. Kita sepakat untuk melawan siaran yang intoleran, hoax, serta mengandung pornoaksi maupun pornografi," katanya.

Di sisi lain, dalam menjalankan tugas, seluruh komisioner KPID DIY diharapkan bisa jalankan tugas berdasarkan UU Penyiaran dan sesuai ketentuan dalam Perda Penyiaran.

KPID DIY punya tugas memastikan institusi penyiaran baik radio maupun televisi harus bisa bersama-sama mendorong tumbuhnya perekonomian lokal dan penguatan nilai budaya dalam programa siaran.

"Kita ingin pastikan industri penyiaran daerah bisa tumbuh lebih baik, menjadi suar bagi kebudayaan dan keistimewaan di Yogyakarta. Untuk menyemangati KPID yang baru, insya Allah saya sebagai ketua komisi A DPRD DIY akan memenuhi undangan Pemda DIY dalam rangka pelantikan KPID DIY periode 2017 sd 2020 di Bangsal Kepatihan tanggal 6 Oktober 2017 besok," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini