nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ya Ampun... Perwakilan Komunitas di India Timur Tak Setuju jika Pemerintah Terima Warga Rohingya

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 15:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 06 18 1790027 ya-ampun-perwakilan-komunitas-di-india-timur-tak-setuju-jika-pemerintah-terima-warga-rohingya-m3AtBXXHhT.jpg Pengungsi Rohingya. (Foto: Reuters)

GUWAHATI - Assam Sanmilita Mahasangha (ASM), organisasi yang mewakili perkumpulan beberapa komunitas etnis dan suku asli, mengatakan bahwa melindungi Rohingya di Assam, India utara, akan menjadi bencana karena negara tersebut sudah terbebani oleh orang asing yang telah bermigrasi secara ilegal dari Bangladesh.

Pada September, sebuah petisi diajukan di Mahkamah Agung setelah dua imigran Rohingya memohon di pengadilan agung terhadap rencana India untuk mendeportasi Rohingya yang telah mengungsi di India.

BACA JUGA: Tak Pernah Diakui, Pengungsi Rohingya Justru Diberi Kartu Identitas Myanmar di Bangladesh

Presiden ASM Motiur Rahman mengatakan bahwa India sama sekali tidak memiliki undang-undang khusus mengenai pengungsi, pengungsi yang tinggal di yang merupakan bekas Pakistan Timur dan juga setelah pembentukan Bangladesh pada 1971. Perselisihan ASM adalah masyarakat adat negara tersebut menghadapi sebuah ancaman eksistensial kehilangan identitas dan hak mereka atas tanah dan sumber daya karena migrasi ilegal.

 "Masyarakat asli tidak mampu menahan bahayanya ancaman eksistensi mereka. Jadi, ini akan menjadi masalah serius jika Rohingya masuk ke negara kami," kata Rahman, dikutip dari The Times of India, Jumat (6/10/2017).

BACA JUGA: Pengungsi Rohingya di India: Manusia Mana yang Mau Kembali ke Tempat Mereka Akan Dibantai?

Akibat penolakan tersebut, polisi berjaga-jaga terutama di distrik-distrik yang berbatasan dengan Bangladesh, menyusul penangkapan tiga calo asal India dari Sonapura di Tripura. Ketiga orang tersebut telah membantu pengungsi Rohingya untuk secara tidak sah memasuki wilayah Assam. ASM sebelumnya telah memperingatkan bahwa ada kemungkinan pengungsi Rohingya mencoba berlindung di negara bagian melalui Tripura, daerah di India timur. Sejumlah pengungsi Rohingya melarikan diri dari Rakhine yang bermasalah karena konflik yang berkepanjangan.

Sekadar diketahui, Menteri Dalam Negeri India Rajnath Singh mengatakan bahwa semua pengungsi Rohingya adalah imigran ilegal dan Pemerintah India akan mengambil langkah untuk mendeportasi mereka kembali ke Myanmar. Pemerintah India dalam pengajuan sebelumnya di pengadilan berpendapat bahwa kehadiran pengungsi Rohingya merupakan ancaman bagi keamanan internal India.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini