Image

Pasca-Penembakan di Texas Tech University, Ucapan Duka Mengalir dari Warganet

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017, 13:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 10 18 1792440 astaga-tertangkap-bawa-narkoba-mahasiswa-ini-tembak-mati-seorang-polisi-wDFWaEqTVU.jpg Texas Tech University. (Foto: Google Maps)

TEXAS – Warga Texas Tech University tengah terguncang. Salah satu mahasiswa mereka menembak mati polisi saat razia rutin digelar. Pasca-penembakan, laman Twitter universitas tersebut dibanjiri dengan pesan-pesan dari semua orang yang prihatin dan berduka atas meninggalnya polisi itu. Tak hanya itu, mereka juga menyampaikan agar tetap terus berhati-hati.

Rektor Texas Tech University, Lawrence Schovanec, dalam pernyataan yang di-posting di akun Twitter resmi kampus tersebut menyampaikan duka mendalamnya dan terus mendoakan keluarga polisi yang menjadi korban.

“Pihak kampus sangat berutang budi kepada Polisi Kampus Texas Tech University, Kepolisian Lubbock, dan warga sekitar atas responsnya selama kejadian,” jelas Schovanec.

Tak hanya warganet yang menyampaikan dukanya atas peristiwa penembakan tersebut, Gubernur Texas Greg Abbott pun menyampaikan dukanya atas penembakan yang mengakibatkan seorang polisi kampus meninggal dunia.

"Pertama dan terutama, duka sedalam-dalamnya untuk keluarga petugas polisi yang terbunuh di Texas Tech University," ungkap Gubernur Texas Greg Abbott dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Reuters, Selasa (10/10/2017).

Sekadar diketahui, seorang mahasiwa menembak mati seorang petugas polisi di Texas Tech University di Lubbock, sebuah daerah yang berpenduduk lebih dari 240 ribu orang dan berjarak sejauh 483 km barat Dallas, Amerika Serikat (AS). Saat hendak menangkap pelaku, orang-orang yang berada dalam gedung tak diperkenankan untuk keluar dan juga sebaliknya demi pemeriksaan dan keamanan. Peristiwa tersebut disampaikan oleh beberapa pejabat.

Awal mula kasus tersebut adalah, polisi Texas Tech hendak memeriksa merazia dan memeriksa mahasiswa. Namun saat melakukan pemeriksaan, polisi menemukan obat-obatan terlarang yang dibawa oleh seorang mahasiswa. Petugas tersebut langsung membawa mahasiswa tersebut ke kantor polisi sekolah. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara universitas Chris Cook lewat sebuah e-mail.

Namun ketika tengah digiring ke pihak kepolisian, mahasiswa tersebut tiba-tiba mengeluarkan sepucuk senjata api dan menembakkannya tepat ke arah seorang petugas. Peluru tersebut menyasar ke bagian kepala petugas. Sang pelaku kemudian langsung melarikan diri dengan berjalan kaki. Sayangnya, petugas tersebut meninggal dunia seketika. 

Menurut laporan Kepolisian Lubbock, kini tersangka yang tidak diketahui identitasnya itu telah ditahan. Mereka memberikan keterangan tersebut melalui Twitter sebuah pernyataan namun sayangnya setelah itu pihak kepolisian tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini