nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Massa Keukeuh Bertemu Bupati Banyumas, Aksi Tolak Pembangunan PLTP Gunung Slamet Ricuh

Sucipto Cipto, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 00:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 10 512 1792206 massa-keukeuh-bertemu-bupati-banyumas-aksi-tolak-pembangunan-pltp-gunung-slamet-ricuh-iMa5Fs4SJP.jpg Kericuhan aksi tolak pembangungan PLPA. Foto Sucipto Cipto

BANYUMAS - Unjuk rasa warga lereng Gunung Slamet menuntut penghentian proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Slamet berakhir ricuh pada Senin (9/10/207) malam.

Warga yang menggelar aksi sejak pukul 10.00 WIB itu bersikukuh menunggu Bupati Banyumas, Ahmad Husein untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Ratusan massa aksi itu mendirikan tenda yang mereka sebut Posko Perjuangan di depan kantor Sekretariat Daerah Banyumas hingga malam hari.

Pukul 21.50 WIB Polisi memberi peringatan kepada massa aksi melalui pengeras suara agar membubarkan diri. Namun, massa aksi tetap berada di sekitar tenda menggelar panggung kebudayaan Selamatkan Slamet.

Pukul 22.00 WIB, pintu gerbang Sekda Banyumas dibuka, kemudian keluar anggota Polisi dan Satpol PP. Mereka langsung berpencar menyambangi demonstran.

Mereka membubarkan kerumunan demonstran yang sedang duduk menonton panggung kebudayaan. Ada pula yang mencopot spanduk tuntutan warga dan tenda yang didirikan deminstran.

Berdasarkan pantauan Okezone, beberapa peserta aksi diboyong ke dalam gedung Sekda Banyumas.

Tim Riset aksi, Dian Hamdani mengungkapkan sampai pukul 23.26 WIB belum ada kabar dari demonstran yang diamankan oleh Polisi dan Satpol PP.

"Belum ada kabar. Tadi juga ada yang dipukuli dan diseret polisi," katanya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini