Image

Keterlaluan! Sebuah Rumah Sakit di AS Buang Bayi yang Baru Lahir Bersama dengan Cucian Kotor

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017, 05:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 11 18 1792986 keterlaluan-sebuah-rumah-sakit-di-as-buang-bayi-yang-baru-lahir-bersama-dengan-cucian-kotor-N9ORrYqwyH.jpg Rumah Sakit Daerah Saint Paul di AS. (Foto: Washington Post)

MINNESOTA - Esmeralda Hernandez harus menerima kenyataan pahit bahwa ia kehilangan bayi laki-laki yang dilahirkannya. Pasalnya bayi Esmeralda terlahir prematur dan tak sanggup bertahan hingga akhirnya meninggal dunia. Tak hanya kehilangan bayinya, Esmeralda kemudian harus menelan kenyataan pahit karena jasad putranya tidak diurus dengan baik oleh pihak rumah sakit.

Insiden ini pada dasarnya terjadi pada April 2013 lalu, namun kembali heboh baru-baru ini. Kala itu, Esmeralda melahirkan di sebuah rumah sakit daerah di Saint Paul, Minnesota, Amerika Serikat (AS). Setelah bayinya meninggal, rumah sakit langsung menawarkan pihaknya untuk mengurus jasad bayi tersebut dengan melakukan kremasi.

Namun, sekira 2 minggu kemudian sebuah pemberitaan membuat keluarga Esmeralda terganggu. Saat itu diketahui terdapat pemberitaan tentang penemuan mayat bayi di sebuah tempat layanan binatu atau laundry yang berada di dekat rumah sakit tempat Esmeralda melahirkan. Seorang pekerja menyatakan, jasad bayi itu terjatuh saat ia akan memasukan kain kotor ke dalam mesin.

Diwartakan Washington Post, Rabu (11/10/2017), bayi tersebut diketahui masih lengkap mengenakan popok dan gelang rumah sakit dilengannya. Hal ini kemudian membuat Esmeralda curiga jika jasad tersebut merupakan jasad bayinya yang dinamai Jose. Ia pun memutuskan untuk menelefon pihak rumah sakit dan ditemukan fakta bahwa memang benar jasad bayi itu merupakan anak Esmeralda.

Sontak hal ini pun membuat Esmeralda meradang dan kecewa. Sehari kemudian, pihak rumah sakit membuat pernyataan resmi yang isinya menyebut, bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahan yang dibuat oleh seorang pegawai rumah sakit yang salah mengira jasad Jose sebagai kain atau pakaian kotor.

Keluarga Esmeralda kemudian memutuskan untuk menuntut pihak rumah sakit atas tindakan tak menyenangkan. Sementara itu, pihak rumah sakit telah meminta maaf secara resmi atas kejadian tersebut.

"Kami benar-benar menyesal dan meminta maaf terhadap keluarha. Kami sudah mengutus seorang pengacara untuk menghadapi tuntutan mereka dan selalu terbuka untuk mencari solusi yang terbaik," ujar seorang juru bicara rumah sakit.

Tak lama setelah kejadian yang menimpa Jose, rumah sakit itu kembali melakukan kesalahan yang sama dengan membuang jasad bayi perempuan bernama Chang ke binatu. Polisi akhirnya turun tangan untuk memeriksa pihak rumah sakit yang telah melakukan kelalaian.

Kasus yang menimpa Jose dan Chang ini telah membuat publik AS menuntut pihak rumah sakit untuk terbuka dalam menangani jasad khusunya bayi. Kasus Jose yang belum sepenuhnya selesai itu membuat masyarakat meminta otoritas berwenang untuk memeriksa setiap rumah sakit.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini