nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakai Kostum Badut Hiu, Pria Ini Ditangkap Polisi, Kok Bisa?

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 07:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 11 18 1792997 pakai-kostum-badut-hiu-pria-ini-ditangkap-polisi-kok-bisa-ISRgTiCX7C.jpg Pria berkostum hiu ditangkap polisi. (Foto: Metro)

WINA - Seorang pria harus berurusan dengan polisi hanya karena memakai kostum badut ikan hiu. Pria tersebut diketahui merupakan seorang pegawai toko bernama McShrak. Ia pada dasarnya memakai kostum hiu untuk mempromosikan produk baru dari toko tersebut.

Namun ketika bekerja dan mengiklankan produknya, polisi secara tiba-tiba menyeretnya dan meminta ia untuk segera melepaskan toperng kepala hiu. Sebagaimana dilansir dari Metro, Rabu (10/11/2017), Pemerintah Austria memang baru saja menerapkan undang-undang baru yang isinya melarang setiap orang mengenakan penutup wajah di tempat umum.

Baca Juga: Austria Terapkan Aturan Baru, Seorang Perempuan Dipaksa Polisi Lepas Cadar di Tempat Umum

Tak hanya kostum badut, beberapa penutup wajah dan kepala lainnya juga dilarang seperti topeng, masker medis termasuk cadar bagi perempuan Muslim. Meski ditangkap polisi, pria itu menolak untuk membayar denda. Ia berdalih hanya menjalankan tugas dari tempatnya bekerja.

Kebijakan ini sebelumnya telah memicu protes dari kelompok-kelompok Muslim. Mereka menyebut, hanya sebagian kecil saja perempuan Muslim yang mengenakkan cadar penuh di Austria. Kebijakan ini juga dinilai merupakan bentuk diskriminasi dan dikriminalisasi.

Sebelumnya, seorang perempuan Muslim bercadar dipaksa oleh 2 orang polisi untuk melepaskan cadarnya di tempat umum. Kejadian tersebut terjadi di Desa Zell am See. Larangan tersebut telah mulai berlaku pada 1 Oktober lalu.

Baca Juga: Saking Tegasnya Larangan Cadar di Austria, Pengiklan Berkostum Topeng Juga Ditindak

Belakangan fakta unik dari ditangkapnya pria dengan kostum hiu itu terungkap. Pria itu ternyata ditangkap polisi karena laporan dari seseorang warga. Hal ini dimaksudkan untuk mengetes pihak berwenang dalam keadilan merapkan kebijakan baru itu apakah ada diskriminasi atau tidak.

Sementara itu, pihak toko McShrak mengaku kecewa dengan penangkapan salah satu pegawainya itu. "Hari ini kami mempromosikan sebuah produk baru dan maskot hiu kami ditangkap polisi serta mendapat denda karena aturan baru. Hidup itu memang tidak mudah," tulis pihak McShrak melalui akun Facebook resmi mereka.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini