nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE GOES TO CAMPUS: Media Sosial Jadi Tantangan Baru Memilah Informasi, Dosen UAI: Caranya Banyak Membaca!

Siska Permata Sari, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 15:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 11 65 1793344 okezone-goes-to-campus-media-sosial-jadi-tantangan-baru-memilah-informasi-dosen-uai-caranya-banyak-membaca-ViXEANwOIB.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Media sosial kini sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi bagi kaum muda alias generasi milenial yang sebagian besarnya memiliki akun media sosial mulai dari Facebook, Twitter, dan Instagram.

Media sosial tak cuma jadi ajang berinteraksi dengan sesama pengguna secara maya atau dalam jaringan (daring), tetapi juga menjadi sumber informasi yang diakses di luar dari media mainstream cetak, televisi, dan online.

Namun, menjadikan media sosial sebagai tempat pencarian informasi juga bukan merupakan hal yang tepat. Sebab di sosial media, setiap pengguna bisa menjadi pembuat konten dan ini berpotensi munculnya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoax.

Demi menangkal ini, media mainstream online yang sudah diversifikasi Dewan Pers memiliki peran penting. Oleh sebab itu, kali ini Okezone Goes to Campus mengunjungi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) dengan mengusung tema "Tantangan Media di Era Digital: Media Online vs Media Sosial".

Acara ini dihadiri oleh sejumlah narasumber yaitu Pemimpin Redaksi Okezone.com Muhammad Budi Santosa, Dosen Ilmu Komunikasi UAI Nanang Haroni SAg, MSi, dan dimeriahkan oleh YouTuber Indonesia, Alif Rizky B Force. Acara ini juga dibuka oleh Direktur News and Content Okezone, Sylviana Pravita.

"Fenomena media sosial ini luar biasa. Kalau saya melihatnya, bisa saling menguntungkan (media sosial untuk media online)," kata Pemimpin Redaksi Okezone.com Muhammad Budi Santosa dalam Redbons yang menjadi rangkaian acara Okezone Goes to Campus di UAI, Jakarta Selatan, Rabu (11/10/2017).

Ia mengatakan, keuntungan media sosial untuk media online yakni material atau bahan berita. "Nah, fungsi dari media online adalah mengonfirmasi apakah kabar di media sosial itu benar atau tidak benar (hoax)," imbuhnya.

Sementara itu Dosen Ilmu Komunikasi UAI Nanang Haroni mengatakan, fenomena media sosial kerap membuat informasi tersebar secara massif sehingga sulit memisahkan antara kabar benar dan kabar bohong di media sosial.

"Saya selalu sampaikan ke teman-teman di kelas soal kesadaran untuk bermedia sosial secara benar. Caranya ya dengan banyak membaca," tandasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini