Image

Usai Debut Internasional di Indonesia, Mobil Masa Depan Xenia-Avanza Diboyong ke Tokyo

Anton Suhartono, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 07:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 12 15 1794090 usai-debut-internasional-di-indonesia-mobil-masa-depan-xenia-avanza-diboyong-ke-tokyo-vVPCIBHdG6.jpg Daihatsu DN Multisix saat dipamerkan di GIIAS 2017 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setelah melakukan debut internasional di ajang Gaikindo Indonesia Inetrnational Auto Show (GIIAS) pada Agustus 2017, Daihatsu memamerkan akan mobil konsep DN Multisix di pameran Tokyo Motor Show, awal bulan ini.

(Baca Juga: Ini Lho 2 Mobil Masa Depan Daihatsu yang Debut Internasional di Indonesia, Sedan & MPV)

DN Multisix akan dipamerkan bersama deretan mobil konsep Daihatsu lainnya, yakni DN Compagno, DN Pro Cargo, DN U-Space, dan DN Trec.

(Baca Juga: Gabungkan Desain Modern & Klasik, Ini Deretan Mobil Konsep Daihatsu di Tokyo Motor Show)

Di Indonesia, DN Multisix disebut-sebut sebagai mobil masa depan dari model Xenia-Avanza. Dari desainnya, tampak mobil multi purpose vehicle (MPV) ini masih jauh untuk masuk ke jalur produksi. DN Multisix didesain untuk bisa menampung enam orang di kabin.

(Baca Juga: Mobil Konsep Daihatsu DN Multisix, Inikah Bentuk Xenia di Masa Depan?)

Mobil konsep DN Multisix merupakan visi masa depan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek (APM) mobil Daihatsu di Indonesia dalam menghadirkan produk MPV terbaru.

"Konsep ini memperlihatkan desain, bagaimana kemampuan desainer kami untuk memperlihatkan kendaraan-kendaraan masa depan seperti apa," ujar Vice President Director PT ADM, Sudirman MR, saat memperkenalkan DN Multisix, Kamis 10 Agustus 2017.

(Baca Juga: Berkenalan dengan Mobil Generasi Penerus Xenia, Ini Wujudnya)

Menurut dia, butuh waktu sembilan bulan untuk merampungkan mobil konsep berdesain fututistis ini. Sebab pembuatannya dilakukan secara manual.

Sudirman menambahkan, peluncuran DN Multisix juga sebagai ajang unjuk gigi para desainer Daihatsu. Sebab mobil ini tak hanya dibuat melibatkan orang Jepang, tapi juga para engineer Indonesia.

Sementara itu pengaplikasian teknologi pada DN Multisix belum final, masih dikaji.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini