Image

Tak Ada Korban Jiwa dalam Letusan Gunung Sinabung, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Ahmad Sahroji, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 06:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 12 337 1794047 tak-ada-korban-jiwa-dalam-letusan-gunung-sinabung-bnpb-imbau-masyarakat-tetap-waspada-tNz84VlfJa.jpg Erupsi Gunung Sinabung (Foto: Okezone)

KARO - Pasca meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Kamis, 12 Oktober 2017 pukul 02.45 WIB, kemarin, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tetap tinggi.

Meski tak ada korban jiwa, maupun penambahan jumlah pengungsi dalam peristiwa tersebut, BNPB mengimbau masyarakat yang bermukim untuk tetap waspada. "Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar hujan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (13/10/2017).

BNPB menetapkan jarak aman beraktivitas, yakni radius 3 KM dari puncak dan dalam jarak 7 km sektor Selatan-Tenggara, dalam jarak 6 km sektor Tenggara-Timur, serta dalam jarak 4 km sektor Utara-Timur Gunung Sinabung.

Dikatakan Sutopo, Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Belum terlihat tanda-tanda adanya penurunan aktivitas vulkanik. PVMBG terus melakukan pemantauan secara intensif. Tidak dapat diprediksikan kapan letusan berakhir.

Curah hujan diprediksi akan terus meningkat sehingga ancaman banjir lahar hujan juga meningkat. "Telah terbentuk bendung alam di hulu Sungai Laborus, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar waspada karena bendungan ini dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar atau banjir bandang ke hilir," ungkapnya.

Menurut Sutopo, masyarakat Gunung Sinabung sudah terbiasa melihat letusan Gunung Sinabung. Pasalnya, hampir setiap hari terjadi letusan, dan ditetapkan status awas sejak 2 Juni 2015, lalu.

"Hampir setiap hari Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara meletus. Selain melontarkan abu vulkanik, letusan juga disertai dengan gempa guguran, lava pijar dan luncuran awan panas," pungkasnya.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini