nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Remaja Ikuti Pembekalan Pemuda Mandiri Membangun Desa di Bali

Nurul Hikmah, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017 20:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 12 340 1794387 puluhan-remaja-ikuti-pembekalan-pemuda-mandiri-membangun-desa-di-bali-X4DNarbEnh.jpg Pembekalan pemuda (Foto: Okezone)

DENPASAR - Puluhan pemuda-pemudi dari beberapa kabupaten di Bali mendapat pembekalan pemuda mandiri di desa selama tiga hari dari Kementerian Pemuda, dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Pembekalan Pemuda Mandiri Membangun Desa 2017 dengan tema "Membangun spirit kepeloporan pemuda yang kreatif dan inovatif menuju kemandirian bangsa," telah dibuka oleh Asisten Deputi Kepemimpinan, dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora, Ibnu Hasan di Denpasar, Kamis (12/10/2017).

Ibnu Hasan mengatakan, pembekalan dilakukan agar para pemuda Indonesia pada umumnya dan di Bali khususnya kelak bisa menjadi pemuda pemudi yang mandiri, mawas diri, tau diri, toleran dan memiliki nilai-nilai kebhinekaan.

"Pemuda harus pandai memanfaatkan ketika di daerahnya. Mereka ini mendaftar secara online sebelumnya ini stimulan 3 bulan. Kita bekali mereka dengan ilmu yang bermanfaat agar kelak bisa jadi sukarelawan, mereka dibekali seterusnya dilepas,"katanya.

" Intinya mereka harus lebih baik dari kami, tantangan sekarang itu lebih sulit, mereka harus lebih ulet, tahan banting, toleran, mawas diri, tahu diri, pokoknya harus lebih dari kami," tuturnya.

Menurutnya, pemuda harus sebagai objek, dan ini merupakan arahan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Ada sekitar 1500 orang pemuda-pemudi dari 10 provinsi yang diberikan pembekalan termasuk Bali.

Sepuluh provinsi tersebut antara lain, Palembang, Lampung, Kalimantan Barat dan Timur, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan termasuk Bali.

Sementara itu Sofiyan Halim Ketua Panitia Teras Ide mengatakan, giat pembekalan kepada para pemuda tersebut berlangsung selama tiga hari yang dimulai pada hari ini Kamis (12/10/2017) hingga Sabtu 15 Oktober 2017 mendatang di Hotel Puri Nuansa Indah, Denpasar Timur.

Pihaknya menghadirkan 8 orang pemateri atau narasumber langsung dari Jakarta.

"Ada tim Indonesiaku, pelatihan ini materinya lebih ke kerajinan, sandang, materi tentang pengembangan usaha bidang pangan, dan Event Organizer (EO). Pesertanya disharing dari Kemenpora," ungkapnya.

Dari Bali ada sekitar 42 orang yang lulus seleksi dari Kemenpora, dimana pada tanggal 3 Oktober 2017 lalu telah dilakukan "technical meeting". Output dari event ini katanya menciptakan pemuda pelopor yang mandiri di desa masing-masing.

"Jadi pesertanya satu orang satu desa mereka diberi anggaran sekitar Rp13juta per orang itu mewakili satu orang satu desa, dana itu untuk dikembangkan, dan mereka membuat proposal," imbuh Sofiyan Halim

Selain materi para peserta juga diberikan honor perbulan Rp 3 juta. Setiap peserta harus mendapatkan dukungan dari masing-masing desanya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini