Image

Ya Ampun! Kebakaran Dahsyat Landa California, 31 Tewas dan 400 Hilang

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 09:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 18 1794543 ya-ampun-kebakaran-dahsyat-landa-california-31-tewas-dan-400-hilang-GZDU2zSZIc.jpg Petugas pemadam kebakaran mencoba menjinakkan api dalam kebakaran hutan di California, September 2017. (Foto: Jim Ulquhart/Reuters)

SONOMA - Para pemadam kebakaran bahu membahu menjinakkan api yang melalap kawasan hutan dan perumahan di utara California. Dilaporkan, 31 orang meninggal dunia dan 400 orang lainnya hilang dalam kebakaran ini. Jumlah korban jiwa ini lebih banyak dari 29 orang yang tewas dalam kebakaran di Griffith Park, Los Angeles, pada 1933.

Tidak hanya itu, kebakaran kali ini juga dianggap yang paling merusak mengingat api menghanguskan 3.500 rumah. Bahkan, jilatan si jago merah mencapai kawasan seluas 77 ribu hektar, atau hampir seluas Kota New York. Akibatnya, seluruh wilayah Santa Rosa hangus menjadi abu.

Penyebab utama kebakaran tersebut masih diselidiki. Meski demikian, pejabat berwenang menyebutkan, saluran listrik yang roboh akibat angin kencang mungkin telah memicu percikan api. Ekstremnya hembusan angin juga menyulitkan upaya pemadaman serta membuat garis pengaman batas api. Sekira 8.000 pemadam kebakaran pun berpacu dengan waktu untuk mengendalikan api sebelum hembusan angin yang lebih kencang menerjang kawasan itu Jumat malam.

Direktur Departemen Kehutanan dan Perlindungan dari Kebakaran California, Ken Pimlott, menyatakan, lima kru mereka masih berada jauh di dalam hutan. Dilansir Reuters, Jumat (13/10/2017), Direktur Layanan Darurat Negara Bagian California, Mark Ghilarducci, menambahkan, "Keadaan darurat ini masih jauh dari kata usai."

Otoritas setempat menegaskan, angka kematian bisa jadi meningkat mengingat ada lebih dari 20 titik api menyebar di delapan county. Ditambah lagi, masih ada 400 orang menghilang saat upaya evakuasi berlangsung kacau di Sonoma County.

Sementara itu, Wali Kota Calistoga, Chris Canning, menekankan, warganya yang menolak evakuasi akan ditinggalkan. "Jika api mendekat, kalian sendirian," tukasnya.

Pihak berwenang menyatakan, kebanyakan korban jiwa meninggal karena tidak dapat menyelamatkan diri saat api membakar di kala mereka tidur. Mereka yang mampu menyelamatkan diri pun harus mengalahkan terjangan angin yang mencapai kecepatan 97 km per jam membawa percikan api.

"Kami menemukan mayat-mayat yang masih utuh, tetapi banyak juga yang hanya tinggal tulang belulang dan abu," ujar Sherrif Sonoma County, Rob Giordano. Ia menambahkan, upaya pencarian di reruntuhan akan mengerahkan anjing pelacak mayat.

Saat ini otoritas California juga masih mencari sekira 400 orang yang hilang. Sedangkan 25 ribu orang lainnya mengungsi di berbagai tempat penampungan.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini