Image

Soroti Insiden Penembakan 3 Brimob di Blora, DPR Minta Polri Lakukan Evaluasi

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 06:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1794489 soroti-insiden-penembakan-3-brimob-di-blora-dpr-minta-polri-lakukan-evaluasi-eHq2YK99Ag.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Eddy Kusuma Wijaya meminta Polri melakukan investigasi untuk memastikan penyebab yang sesungguhnya atas insiden penembakan tiga personel Brimob di Blora, Jawa Tengah.

Padahal, kata Eddy, dalam institusi Polri sudah jelas diatur tentang kepemilikan senjata, seorang anggota boleh dibekali senjata apabila sudah lolos tes psikologi dan tes kesehatan jiwa (keswa).

"Polri harus meneliti jangan dianggap permasalah itu biasa saja, tetapi dipelajari secara menyeluruh tehadap anggota yang ditembak maupun yang menebak itu, ini permasalahnya apa," kata Eddy kepada Okezone, Jumat (13/10/2017).

Baca juga: 3 Brimob Tewas di Blora, Wakapolri: Itu Masalah Internal, Cukup Ditangani Polda Jateng

Hasil investigasi tersebut, kemudian bisa menjadikan bahan evaluasi Polri tehadap jajarannya. Mengingat kasus tembak menembak anggota polisi itu sudah sering terjadi.

"Nanti kalau sudah tahu permasalahannya apa menjadi bahan evaluasi bagaimana dilakukan pembinaan tehadap anggota ke depan," ujarnya.

Baca juga: Rapat dengan Kapolri, Komisi III DPR Bakal Tanyakan Kasus Brimob di Blora

Seperti diketahui, seorang anggota Brimob, Bripka Bambang Tejo menembak mati dua rekannya Brigadir Budi Wibowo (30) dan Brigadir Ahmad Supriyanto (35) saat tugas menjaga lokasi pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul (SGT) di Blora.

Setelah melepaskan tembakan kepada kedua rekannya, Bripka Bambang langsung bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri. Dugaan sementara, kasus tersebut dipicu dendam pribadi.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini