Image

Usut Korupsi Dirjen Hubla, KPK Panggil Menhub Budi Karya untuk Diperiksa

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 11:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1794588 usut-korupsi-dirjen-hubla-kpk-panggil-menhub-budi-karya-untuk-diperiksa-1VQWeW952L.jpg Menhub Budi Karya turun dari bus TransJabodetabek (Antara)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya‎ Sumadi, hari ini. Ini kali pertama Budi Karya akan diperiksa dalam kasus yang menyeret Dirjen Hubla nonaktif, Antonius Tonny Budiono.

Budi Karya akan dimintai keterangannya sebagai saksi terkait kasus dugaan ‎suap pengurusan perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla), Kemenhub untuk tersangka Adiputra Kurniawan (APK), Komisaris PT Adhiguna Keruktama.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka APK," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Jumat (13/10/2017).

Selain Menhub Budi Karya, KPK juga memanggil saksi lainnya yakni, Kepala Seksi Promosi Direktorat Pembinaan Keselamatan Ditjen Hubla, Sapril Imanuel Ginting, serta dua pihak swasta yaitu, Komang Susyawati dan Oscar Budiono BSC.

(Baca juga: Praktik Suap Masih Terjadi di Kementerian, ke Mana Inspektorat Pengawasan?)

Kemudian, Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan juga masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik KPK pada hari ini.‎ Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Sebagaimana diketahui, KPK sudah menetapkan Direktur Jenderal Perhubungan Kelautan (Hubla) Kemenhub non-aktif, Antonius Tonny Budiono dan Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan sebagai tersangka.

Keduanya diduga telah melakukan kesepakatan jahat terkait ‎pemulusan perizinan pengerukan di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, yang dikerjakan oleh PT Adiguna Keruktama. Dalam hal ini ada uang dugaan suap sebesar Rp1,147 miliar yang diberikan Adiputra untuk Tonny Budiono.

(Baca juga: Dirjen Hubla Ditangkap KPK, Menhub: Ini Titik Balik Kita Lakukan Perbaikan)

Namun demikian, KPK masih terus mendalami proyek-proyek yang digarap oleh Tonny Budiono terkait perizinan dan pengadaan barang serta jasa di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut, tahun anggaran2016-2017 yang terindikasi ‎tindak pidana korupsi.

Sebagai pihak penerima suap, Tonny disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor.

Sedangkan sebagai pihak pemberi, Adiputra, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini