Image

Akui Suhu Politik Memanas Jelang Pilkada, Wiranto: Jangan Sampai Terpecah Belah

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 13:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1794657 akui-suhu-politik-memanas-jelang-pilkada-wiranto-jangan-sampai-terpecah-belah-nQbnz6bYJP.jpg

JAKARTA - ‎Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut suhu politik semakin memanas jelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 yang akan dihelat di 171 daerah di Indonesia.

Menurut dia, naiknya suhu politik di daerah lantaran kampanye Pilkada serentak 2018 melibatkan banyak elemen masyarakat. "‎Tiap menjelang Pilkada suhu naik itu sangat lumrah, karena para kontestan melakukan kampanye yang melibatkan rakyat. Karena kalau rakyat sudah bergerak tentu sedikit memanas tapi kita cegah jangan sampai melebihi batas wajar, yang menimbulkan kegaduhan," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam‎, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Pihaknya sudah mengimbau seluruh stakeholder ‎untuk sama-sama menjaga kondusifitas selama tahapan pilkada serentak 2018 berlangsung. "Harus dijaga bersama, tidak hanya Menko Polkam, semua stakeholder, termasuk masyarakat," ujarnya.

Baca: Kantornya Diserang Massa Calon Bupati, Mendagri: Sama Saja Menampar Wajah Saya

Mantan Panglima ABRI itu tak mempermasalahkan panasnya suhu politik jelang Pilkada serantak 2018 itu. Namun, Wiranto meminta agar proses pesta demokrasi di 171 daerah itu tidak menimbulkan perpecahan yang bisa mengganggu keamanan nasional.

‎"Kalau memanas silakan karena tidak bisa dihindari tapi panasnya jangan sampai terpecah belah jadi bangsa. Dan jangan sampai menggangu keamanan nasional dan ketertiban. Itu karena kita masih banyak kerjaan lain. Pilkada jangan sampai itu menganggu," tutupnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini