Image

Sidang Korupsi E-KTP, Kakak Andi Narogong Dicecar Hakim atas Kepemilikan 23 Mobil

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 14:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1794717 sidang-korupsi-e-ktp-kakak-andi-narogong-dicecar-hakim-atas-kepemilikan-23-mobil-qesNt2MKaI.jpg Andi Narogong (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dedi Priyono, kakak kandung ‎pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong dicecar Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jhon Halasan Butar-Butar terkait kepemilikan 23 unit mobil.

Sebagaimana pertanyaan Hakim Jhon Halasan tersebut dilayangkan ke Dedi Priyono saat bersaksi di sidang perkara dugaan korupsi proyek ‎pengadaan e-KTP untuk terdakwa Andi Narogong, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, pada hari ini, Jumat (13/10/2017).

"Anda beli banyak mobil disana (di salah satu showroom mobil di Bogor), berapa puluh," tanya Hakim Jhon kepada Dedi‎.

Dedi pun mengklaim bahwa sebanyak 23 mobil miliknya tersebut dibelinya dengan cara kredit. Namun, diakuinya terdapat mobil yang dibeli untuk adiknya yakni Andi Narogong.

"Saya enggak inget. Cuma tukar tambah, tukar tambah ‎kredit kok. (23 mobil) itu mobil buat pribadi, ada yang buat adik saya," kata Dedi.

Tak puas mendengar jawaban Dedi, Hakim Jhon kembali mempertanyakan asal-usul 23 mobil tersebut. Menurut Dedi, 23 mobil tersebut tidak dibeli dalam waktu yang bersamaan.

"Itu kan beda-beda bulannya, jual ambil, jual ambil, enggak mungkin (beli) bersamaan yang mulia," klaimnya.

Hakim Jhon meminta penjelasan dari Dedi Priyono kaitan 23 mobil tersebut dengan pengusaha pengatur tender proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Kata Dedi, 23 mobil tersebut tidak ada kaitannya dengan kakaknya tersebut. Hanya saja, terdapat sejumlah mobil Andi Narogong yang dibelinya dari showroom di Bogor.

"Enggak ada kaitannya. Tapi mohon izin, ada mobil Pak Andi juga disitu, kaya Range Rover, Land Cruiser, Alphard, itu mobilnya beliau," pungkasnya.

Sejauh ini, KPK sudah menyita dua mobil milik Andi Narogong, yakni Toyota Velfire dan Range Rover saat dilakukan penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada 31 Maret 2017.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini