Image

Ada Saweran Duit E-KTP, Ganjar: Saya Baru Tahu Usai Dikonfrontasi dengan Miryam

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 16:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1794857 ada-saweran-duit-e-ktp-ganjar-saya-baru-tahu-usai-dikonfrontasi-dengan-miryam-vydh3mGd3B.jpg Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo mengaku baru mengetahui adanya bagi-bagi uang panas proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012 setelah dikonfrontasi dengan bekas anggota Komisi II DPR, Miryam S. Haryani.

Pria yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah itu sebelumnya dikonfrontasi dengan Miryam S. Haryani saat proses penyidikan korupsi e-KTP di KPK beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat bersaksi di sidang perkara korupsi e-KTP untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

"Saya baru tahu setelah saya diperiksa dan dikonfrontasi dengan salah satu anggota dewan, ibu Miryam Haryani di KPK. Saat itu, saya baru mengerti bahwa ternyata ada berita bagi-bagi uang," kata Ganjar, Jumat (13/10/2017).

Ganjar menambahkan, sempat ditawari uang yang diduga jatah korupsi proyek e-KTP ‎untuk dirinya dari anggota dewan, Mustoko Weni. Namun, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengklaim tidak menerima uang itu.

"Dia (Mustoko Weni) dari jarak jauh, dia bilang, dek, ini jatahmu, tapi dia tidak katakan itu duit darimana," ungkap Ganjar.

Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Jhon Halasan Butar-Butar yang memimpin jalannya persidangan kemudian mempertanyakan terkait uang panas proyek e-KTP yan‎g mengalir ke kantong para anggota dewan lainnya.

Hanya saja, Ganjar enggan membeberkan siapa saja anggota dewan yang turut kecipratan uang panas proyek e-KTP tersebut. "Mungkin (ada aliran uang ke yang lain). Tapi karena saya bukan mereka, jadi saya tidak tahu," pungkasnya.

Sebagaimana dalam dakwaan dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, Ganjar disebut-sebut turut kecipratan uang panas sebesar USD520 ribu dari proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

Namun, berulang kali juga Ganjar membantah terkait adanya aliran dana korupsi proyek e-KTP yang mengalir ke kantong pribadinya. Menurut Ganjar, dia tidak pernah menerima uang dari proyek e-KTP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini