Image

Sambangi KPU, Komisi II DPR Bahas Penggunaan Sipol

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 19:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1795025 sambangi-kpu-komisi-ii-dpr-bahas-penggunaan-sipol-uQVgyEDVEu.jpg Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria saat ke KPU (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mewajibkan calon partai politik peserta Pemilu 2019 untuk mengisi dokumen yang ada di dalam sistem informasi partai politik (sipol). Hal itu membuat mitra kerja KPU, yaitu Komisi II DPR RI melakukan diskusi terkait cara kerja sipol.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria mengatakan, banyak partai politik yang menanyakan penggunaan sipol. Sehingga, pihaknya memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan kepada regulasi yang telah disepakati bersama itu.

"Kehadiran saya melihat langsung, berdiskusi dan berdialog mengenai proses sipol, karena ada beberapa partai yang mempertanyakan sipol," kata Riza di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, sipol dibuat untuk memudahkan partai politik dalam mengisi kelengkapan struktur anggota partai. Sebab itu, pihaknya tak melihat hal itu sebagai penghalang dalam melakukan pendaftaran.

"Sejauh yang saya lihat, saya tanyakan dan cek langsung, sipol ini dibuat untuk mempermudah seluruh partai politik dan peserta pemilu yang lalu dalam rangka mendaftarkan kembali partainya," imbuhnya.

Riza menambahkan, salah satu sisi kemudahan dengan adanya sipol, yakni partai politik tak perlu lagi membawa dokumen partai dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, karena mereka telah menyerahkan ke masing-masing KPU daerah.

"Jadi, sekarang ini kan sudah zamannya IT, jadi tidak perlu lagi seperti dulu berbondong-bondong berbanyak-banyak kertas, kontainer. Mungkin cuma butuh satu boks kontainer saja, nanti berkas yang lainnya bisa diserahkan di kabupaten kota masing-masing masalah keanggotaan," tukasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini