Image

Astaga! Modus Politik Uang Jelang Pilkada Mulai Beragam

Rayful Mudassir, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 23:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1795137 astaga-modus-politik-uang-jelang-pilkada-mulai-beragam-s4RtLEhRdX.jpg Ilustrasi. Foto Okezone

BOGOR – , Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan bahwa praktik politik uang menjelang Pemilihan Kepala Daerah mulai beragam. Hal ini dilakukan untuk memengaruhi pemilih.

Peneliti ICW Abdullah Dahlan mengatakan politik transaksional tidak lagi melihat visi misi maupun gagasan dari calon. Namun mengedepankan praktik negatif semacam politik uang untuk memikat pemilih.

"Beragam modus (politik uang) yang telah dimodifikasi, baik berbentuk barang jasa, asuransi. Oleh karena itu Bawaslu juga harus lebih jeli melihat praktek transaksional negatif ini," kata Abdullah Dahlan kepada wartawan di Megamendung, Bogor, Jumat (13/10/2017).

 

Penelitian ICW menyebutkan pada Pilpres 2014 lalu, di beberapa daerah didapati adanya praktik politik uang. Nominal yang diberikan juga beragam mulai dari harga terendah Rp15-25 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

ICW menyebut, dengan kewenangan Bawaslu yang mulai diizinkan untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran pemilu, maka semakin besar pula tanggung jawab lembaga itu menindak praktik politik uang.

"Di pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah (lalu) tidak banyak kasus politik uang tuntas diungkapkan. Dengan kewenangan besar, harus bisa menjawab politik elektoral ini. Harus diimbangi dengan kualitas dan lapasitas aktor (Bawaslu) di dalam," tutur Abdullah.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini