Image

Aduh! Bawa Sabu 20 Kg, Aming dan Fitri Diciduk Polisi

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 19:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 338 1795048 aduh-bawa-sabu-20-kg-aming-dan-fitri-diciduk-polisi-qxNxUuHDo6.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Satuan Narkoba Polres Pelabuhan berhasil menangkap pelaku penyelundupan 20 kilogram sabu di Pelabuhan Tanjung Priok. Dimana kedua pelaku merupakan jaringan Malaysia, yakni Aming (48), dan Fitri (31).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan terungkapnya penyeludupan sabu 20 kilogram tersebut, bermula, ketika adanya temuan sabu 10 kilogram di terminal penumpang Tanjung Priok.

"Sabu 10 kilogram ini, sepertinya ditinggal pelaku begitu saja, karena ketakutan merasa tidak aman dengan banyaknya petugas," kata Argo Yuwono di Mapolres Pelabuhan, Jakarta Utara, Jumat (13/10/2017).

Ia menjelaskan, setelah adanya penemuan tersebut kepolisian membentuk Satgas Narkotika untuk menyelidiki asal dan pemilik barang haram tersebut. Dan tidak lama berselang, petugas mendapat informasi adanya penyelundupan sabu lagi dari Tanjung Pinang menuju Tanjung Priok.

"Adanya informasi tersebut, Kami berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 20 kilogram yang dilakukan oleh salah satu pelaku yang kami tangkap yaitu Fitri," tuturnya.

Setelah penangkapan Fitri, Petugas kemudian melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan pelaku lainnya. Dari hasil tersebut didapati informasi bahwa ada pelaku lainnya bernama Aming yang merupakan warga negara Malaysia.

"Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap pelaku lainnya yaitu, Aming di Bandara Soekarno Hatta yang akan terbang ke Malaysia untuk melarikan diri," tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Eko Hadi menjelaskan, selain menangkap dua pelaku, ia juga masih mengejar pelaku lain yang masih dalam pengejaran ada tiga yakni pengendali jaringan berinisial CSO (warga negara Malaysia), penerima barang berinisial KLN (warga negara Malaysia) dan pemantau atau pengawas CHR dan CRN (keduanya WNI).

Kedua pelaku yang ditangkap akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2), Sub 112 Ayat (2) Jo 132 Ayat (1), dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini