Duh! Sebuah Sekolah di Kenya Diserang, 7 Siswa Tewas Tertembak dan 2 Lainnya Diperkosa

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Minggu 15 Oktober 2017 02:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 15 18 1795616 duh-sebuah-sekolah-di-kenya-diserang-7-siswa-tewas-tertembak-dan-2-lainnya-diperkosa-Z4sizTwUD7.jpg Sebuah sekolah di Kenya disereng sekelompok orang. (Foto: Independent)

NAIROBI - Sebuah sekolah dengan asrama di Kenya diserang oleh sebuah kelompok tak dikenal. Kelompok bersenjata tersebut menembaki para penghuni sekolah dan menewaskan sedikitnya 7 orang. Enam korban tewas merupakan siswa sekolah tersebut dan sisanya merupakan petugas keamanan.

Selain melakukan penembakan, sekelompok peyerang tersebut juga melakukan tindak pemerkosaan. Melansir Independent, Minggu (15/10/2017), terdapat 2 orang siswi yang menjadi korban pemerkosaan. Serangan yang terjadi di Kenya utara itu terjadi menjelang fajar pada sabtu 14 Oktober waktu setempat.

Berdasarkan keterangan Kepala Kepilisan wilayah Rift Valley, Gideon Kibunja, serangan ini diyakini merupakan serangan balas dendam oleh seorang mantan murid yang sebelumnya dihukum pihak sekolah. Mantan murid yang tak disebutkan namanya itu sebelumnya diskors karena terlibat dalam sebuah pertempuran di Turkana.

Kibunja menyebut, setelah resmi diskors dan keluar dari sekolah, siswa itu telah bersumpah untuk melancarkan aksi balas dendam. Orang-orang yang tergabung dalam kelompok tersebut diduga kuat berasal dari Sudan selatan dan diyakini tengah mencari keberadaan kepala sekolah. Mereka yang frustasi karena tidak menemukan targetnya kemudian memilih menembaki para siswa.

Mantan siswa sekaligus otak penyerangan itu diketahui langsung ditangkap tak lama setelah kejadian. Namun, ia kemudian tewas setelah dipukuli oleh warga yang marah akibat perbuatannya. Saluran televisi lokal Kenya mewartakan total 6 korban tewas terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 2 perempuan.

Selain itu, 18 orang lainnya juga dilaporkan terluka. Gelombang kekerasan terhadap sekolah-sekolah di Kenya terutama di sepanjang wilayah perbatasan dengan Sudan selatan memang terus meningkat selama 2 tahun terakhir. Wilayah Turkana tersebut memang dilanda perang dan merupakan jalur untama untuk penyelundupan senjata.

"Serangan itu adalah peringatan yang menyakitkan tentang kondisi keamanan yang terus memburuk di sepanjang wilayah perbatasan," ujar Gubernur Turkana, Josphat Nanok.

Insiden ini hanya berselang sebulan setelah seorang gadis didakwa melakukan pembunuhan dengan membakar sekolah yang menewaskan 9 teman-temannya di sebuah sekolah asrama di Nairobi.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini