Duh! Topan Khanun Hantam China Selatan dan Terus Bergerak Menuju Hong Kong

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 03:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 16 18 1795996 duh-topan-khanun-hantam-china-selatan-dan-terus-bergerak-menuju-hong-kong-UhRABBhohX.jpg Pergerakan Topan Khanun ke arah China dan Hong Kong. (Foto: AccuWeather)

BEIJING/HONG KONG - Topan Khanun dilaporkan akan segera menghantam China pada Senin 16 Oktober pagi waktu setempat dengan kecepatan sekira 114 kilometer (km) per jam. Hal ini diumumkan langsung oleh badan metereologi China dan meminta warga untuk segera mempersiapkan diri.

Tak hanya menghantan China, Topan Khanun ini juga diprediksi akan terus bergerak ke Hong Kong. Sebagaimana disitat dari Reuters, Senin (16/10/2017), Topan Khanun tersebut diprediksi akan melakukan pendaratan pertaman di antara 2 wilayah yaitu Zhanjiang di Provinsi Guangdong atau di Wenchang di Provinsi Hainan.

Menyusul datangnya Topan Khanun ini, Pemerintah Negeri Tirai Bambu telah mengeluarkan peringatan oranye yang merupakan tingkat peringatan bahaya tertinggi ketiga di China. Negeri Panda itu diketahui memiliki 4 kode warna utama sebagai tanda bahaya cuaca buruk.

Topan Khanun akan menyebabkan sebagian Provinsi Zhejiang, Guangdong, Guangxi dan Hainan terus diguyur hujan deras sejak Minggu 15 Oktober lalu. Hujan deras ini juga diprediksi akan turun di beberapa wilayah lainnya. Cuaca buruk ini telah menyebabkan layanan transportasi terganggu.

Xinhua melaporkan beberapa jadwal kereta cepat di China dibatalkan berangkat. Selain itu, pelabuhan tempat penyeberangan kapal feri di Qiongzhou yang menghubungkan dengan Provinsi Guangdong telah ditutup sejak Sabtu 14 Oktober lalu.

Topan Khanun sendiri akan mendarat di Hong Kong setelah melewati Makau sekira pukul 21.00 malam waktu setempat. Topan Khanun yang bergerak ke Hong Kong membuat pihak berwenang menunda beberapa jadwal penerbangan. Topan Khanun ini datang hanya berselang 2 bulan setelah China termasuk Hong Kong serta Makau dihantam Topan Hato yang menyebabkan sedikitnya 9 orang tewas.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini